Warga Sumba Sambut Meriah Pembukaan SR XVII PGI

Waingapu, Chronosdaily.com – Helga (16) remaja perempuan asal Kampung Letis, Lewa, Sumba Timur harus jauh-jauh untuk mengunjungi Pantai Puru Kambera dengan kendaraan bersama temannya Desy (15), Jumat (8/11).

Tidak sekolah kah? tanya saya padanya. “Tidak, kami libur sejak kemarin dan besok untuk acara ini,” katanya.

Helga dan Desy bukan satu-satunya remaja yang jauh-jauh dari tempat tinggalnya yang datang ke pantai Puru Kambera, ada pula Ferdi (16) dan Aldi (15), siswa SMA yang juga datang dari Kampung Baru, Waingapu. “Sa naik motor bersama dia. Tadi dilarang polisi ketika mau masuk ke sini. Motor harus parkir jauh di sana,” katanya sambil menunjuk tempat parkir yang jaraknya kurang lebih 200 meter dari pusat pembukaan Sidang Raya XVIV PGI.

Ferdi mengaku ingin lihat Presiden Jokowi saat pembukaan. “Ternyata Presiden tidak datang ya Om,” tanyanya pada saya.

“Tapi tidak masalah, karena sa juga ingin lihat-lihat pantai sini. Ramai sekali ya Om,” katanya lagi.

Ferdy, Aldi, Helda, Desy dan ribuan warga Sumba Timur siang itu sama-sama menikmati pesta iman dan juga pesta rakyat.

”Kami bangga Om, daerah kami ramai ini. Biasanya tidak seperti ini,” kata Helda lagi yang mengenakan kain tenun Sumba siang itu. Menurut panitia pelaksana 8000 orang hadir dalam acara pembukaan tersebut.

Lain lagi dengan Mama Ori yang datang jalan kaki bersama beberapa anggota keluarga. Ia mengaku senang. “Tadi kami disuruh makan lalu kami lihat pameran dan juga yang menari adat,” katanya sambil mengunyah sirih pinang. Pestanya meriah sekali, ujar Mama Ori.

 

Tarian adat Sumba menjadi salah satu tampilan dalam pembukaan SR XVII PGI

Selain Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Yassona H. Laoly juga dihadiri Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Bupati se-Sumba dan sejumlah pejabat. Pembukaan di pantai Puru Kambera dimeriahkan dengan berbagai atraksi. Tarian adat hingga atraksi 1000 serta refleksi kehidupan keluarga untuk menjauhkan diri dari korupsi ditampilkan dalam ibadah pembukaan.

Sidang berlangsung berlangsung 8-13 November 2019 di Waingapu, Sumba Timur.(ars).

Author: Roy Agusta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *