Solo, Kota Berbudaya The Spirit of Java

Surakarta, chronosdaily.com – Salah satu ciri khas Indonesia dengan kebhinekaannya adalah dengan tetap dilestarikannya budaya lokal dengan segala potensinya. Tak terkecuali dengan Solo yang terus menjunjung Budaya Jawa sebagai identitas kotanya. Hal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan. Tidak hanya dalam bentuk fisik seperti bangunan maupun peninggalan sejarah, tapi juga dalam cara berperilaku masyarakatnya.

Seperti kita ketahui bersama, dalam sejarahnya Kota Surakarta merupakan pusat kerajaan di Jawa melalui pemerintahan di Surakarta Hadiningrat atau Keraton Kasunanan. Beberapa bangunan yang menjadi saksi bisu perkembangan Budaya Jawa pun masih berdiri kokoh dan tak sedikit diantaranya yang masih digunakan hingga saat ini. Penjagaan dan pelestarian ini tentu sebagai upaya regenerasi budaya bagi para penerus bangsa kelak.

Tak hanya itu, tindak tanduk Budaya Jawa yang masih dilestarikan dalam keseharian juga membuat Kota Solo memiliki berbagai macam julukan seperti Spirit of Java, Kota Budaya, Kota Pariwisata, hingga Kota Seniman. Hal ini tak lepas peranannya dengan pelestarian adat dan budaya dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam skala besar, hal ini juga bisa tercerminkan pada beberapa penyelenggaraan kegiatan yang kental bertemakan gaya hidup lokal yang berbudaya.

See also  KEMBALI 2020: A Rebuild BALI Festival Presented by ABC Untuk Pulihkan Industri Kreatif

Sebutlah penyelenggaraan seperti upacara adat Mahesa Lawung, sebagai simbol dalam memberantas kebodohan dan pemberantasan sifat-sifat buruk yang ada dalam diri manusia; kegiatan adat Grebeg, yang merupakan upacara adat Keraton Surakarta berupa parade gunungan beragam makanan, sayur, dan jajanan pasar; Keraton Surakarta Festival, yang bertujuan untuk mengenalkan warisan budaya keraton kepada masyarakat; Solo Batik Carnival (SBC) sebuah acara budaya yang diselenggarakan sebagai agenda tahunan Kota Solo untuk meningkatkan citra sebagai kota batik; dan masih banyak acara berbudaya lainnya.

Selain tempat, benda, dan kegiatan bertemakan budaya, cerminan Solo sebagai Spirit of Java juga bisa ditemukan dalam aneka kulinernya. Berciri khas dari cita rasa kuliner Jawa Tengah dengan tambahan akulturasi budaya yang terjadi di dalamnya menghasilkan kuliner asal Kota Solo ini memiliki penggemarnya tersendiri. Mulai dari selat solo, timlo, liwet solo, serabi solo, dan masih banyak lainnya yang membuat siapapun selalu memiliki kenangan khusus untuk kuliner ini dimanapun mereka berada. [PemkotSurakarta]

chronosdaily
go

Leave a Reply

Your email address will not be published.