Shephard Supit : Natal Kita Hadirkan Bukan Hanya Dibalik Tembok Gereja

Jakarta, chronosdaily.com – Lebih dari sepuluh ribu orang turut menyaksikan Pagelaran Jakarta Christmas Festival (JCF) di Lapangan Banteng (Rabu,11/12), Jakarta Pusat. Acara yang mengusung tema “Love Jakarta” ini diisi dengan beragam kegiatan sosial seperti; pasar murah, pemeriksaan mata gratis, berbagai macam lomba, paduan suara, dan puncaknya adalah pagelaran natal Papua, natal kaum marjinal, natal milenial dan diakhiri dengan perayaan Natal Nusantara yang menampilkan berbagai budaya di Indonesia.

Dari laman Victoriousnews disebutkan, tampak hadir dalam acara tersebut adalah: Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta), KH. Lutfi Hakim (Imam Besar FBR), KH.Ali Rahmat (Ketua FKUB Jakarta Pusat), Angelica Tengker (Ketua KKK), Pdt. Shephard Supit (Penggagas JCF), Lisa Muljati (Bimas Kanwil DKI Jakarta), Bayu Meganthara (Walikota Jakarta Pusat), Pdt. Daniel Henubau, Mayjen Ivan Pelealu, Brigjen. Pol. Frangky Mamahit, James Kandou, Hamba-hamba Tuhan dari denominasi gereja serta masyarakat lintas agama.

chronosdaily

Dalam kata sambutannya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menilai, bahwa kegiatan Jakarta Christmas Festival yang diadakan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat tersebut merupakan perayaan kebersamaan dalam keberagaman. “Pemprov DKI mengapresiasi dan mendukung dilaksanakannya kegiatan ini, karena ini baru yang pertama kali dilaksanakan. Kegiatan ini merupakan perayaan kebersamaan dalam keberagaman,” papar Anies.

See also  Pendidikan Anak Papua Terlantar, Mahasiswa Suku Bauzi Papua Protes Pemerintah

Gubernur Anies Baswedan mendorong agar festival seperti ini mampu memperkuat persaudaraan sesama anak bangsa. “Di sini ada interaksi antarwarga, dari interaksi muncul pengalaman, pengalaman tentang saudara sebangsa, tentang hidup bersama dengan warga satu kota. Pengalaman membentuk pemahaman, pengertian, dan penghormatan atas satu sama lain. Terima kasih atas inisiasi yang luar biasa, suasana kemeriahan dan kedamaian bisa dirasakan bukan hanya umat Kristen tapi juga warga Jakarta,” pungkas Anies.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia, Pdt. Yohanes Stefanus Tompudung, merasa bersyukur karena acara telah berjalan dengan baik. “Puji Tuhan seluruh rangkaian acara telah berjalan dengan baik. Ada acara natal Papua. Nah, ketika pasar murah, yang hadir membludak ada ribuan. Karena ada stan madu gratis, kaca mata gratis, periksa mata gratis, sembako murah, mie sedap gratis, es krim gratis, biskuit gratis. Tapi stan tersebut melayani kaum termarjinal,” tutur Pdt. Yohanes ketika ditemui wartawan disela-sela acara.

Di tempat terpisah, Pdt. Shephard Supit MA menjelaskan kepada Chronosdaily, Misi Putra Natal, Yesus Kristus lahir ke dunia ini adalah wujud Kasih Allah pada semua orang Yoh 3:16.  Jadi Berita Sukacita ini seyogianya disiarkan/dikumandangkan di gunung-gunung, dilembah dan dikota-kota .

See also  Rumah Tani Indonesia Sumatera Barat Bagi Sembako dan Imsakiyah Ramadhan

Shephard Supit, yang juga pernah menggagas Paskah Nasional, menyatakan bahwa dalam rangka itu maka Natal kita hadirkan bukan hanya dibalik tembok gereja atau perkumpulan2 eksklusif baik keluarga, kampung dll, tapi ke ruang2 publik dalam bentuk : Jakarta Christmas Festival yg diadakan di Lapangan Banteng, untuk pertama kalinya .

“Yang hadirpun tidak semata dari kalangan Kristiani, tetapi seluruh masyarakat dan Tokoh-tokoh Lintas agama. Sehingga misi Kasih Allah pada semua orang dapat terlaksana. Shephard Supit juga memberikan apresiasi yang tinggi pada Pemprov DKI Jakarta yang dengan hati tulus, murni dan sejuk menjalankan fungsinya, yaitu mengayomi & memberikan fasilitasyang sama pada semua rakyatnya dari semua agama untuk berkegiatan sesuai kepercayaan masing. “Ini menunjukan kinerja pemerintahan DKI Jakarta yang dewasa dan kredibel dalam menjalankan tugas dan fungsinya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *