Shephard Supit : Berani Berbagi Harus Berani Rukun

Jakarta, Chronosdaily – Menyambut HUT Kota Jakarta ke 493, Persaudaraan Indonesia dan FKUB Jakarta Pusat mengadakan Momentum “Doa untuk Jakarta” di Gedung Kebangkitan Nasional (eks STOVIA), Jakarta Pusat (Senin, 22/06). Doa untuk Jakarta kali ini mengangkat tema “Berani Rukun dan Berbagi”. Acara ini diikuti oleh perwakilan pemuka dan umat dari 6 agama di Indonesia, yakni Islam, Katolik, Kristen, Budha, Hindu, dan Konghucu.

Ditengah masa pandemi Covid 19 ini, ada banyak yang berbagi dan menyatakan kepedulian dengan berbagai cara, kepada Chronosdaily, penggagas Paskah Nasional dan Gereja Rakyat Pdt. Shephard Supit menegaskan, “Jangan cuma berani berbagi, tapi juga harus berani rukun.”

Penyelenggaraan disertai pembatasan jumlah peserta secara ketat ini di acara Momentum Doa untuk Jakarta tahun ini sesuai dengan anjuran dan ketentuan Protokol Kesehatan PSBB Transisi Pemprov DKI Jakarta, sehingga hanya diikuti oleh 30 peserta. Para peserta pun wajib menjaga jarak, memakai masker, dan  mencuci tangan.

Pemandu Acara Nanda Khairiyah dari MUI/FKUB Jakarta Pusat memanggil perwakilan lintas agama untuk melakukan Doa untuk Jakarta, yang diwakili oleh K.H. Ahmad Fanary (Islam), Sonny Paat (Katolik), Liem Liliana Lontoh (Khong Hu Tzu), Jandi Mukianto (Budha), I Gede Suparta (Hindu), Merry Hadasah ( Kristen). Sementara Sambutan disampaikan oleh K.H. Ali Rahmat (Ketua FKUB Jakpus), Pdt. A. Shephard Supit (Ketua Harian Persaudaraan Indonesia), dan Taufan Bakri (Kaban Kesbangpol Prov. DKI Jakarta). Pesan Persaudaraan disampikan oleh Ibu Mega.

See also  Hadiri Perayaan Natal Nasional 2019, Presiden: Natal Momentum Merajut Kerukunan Bangsa

KH Ali Rahmat menyatakan, “Apresiasi, harapan, dan doa para pimpinan majelis agama agar Kota Jakarta nyaman, tenang, dan cepat pulih dalam segala hal.”

Persaudaraan Indonesia, menurut Shephard Supit, bertujuan memperkuat kerukunan serta membangun solidaritas sosial dan kemanusiaan dalam menghadapi Covid 19 supaya Jakarta Tangguh. “Masalah yang ada di Jakarta di masa pandemi ini bukan saja kesehatan masyarakat, ada persoalan ekonomi, sosial kemasyarakatan, juga perbedaan ideologi. Kompleksitas yang ada ini membuat Jakarta harus tangguh.”

Dalam sambutannya, Shephard Supit turut menyampaikan, “Jadi memang sore hari ini bertepatan dengan HUT DKI Jakarta, kami pikir-pikir mau apalagi yang bisa berkontribusi sedikit semampu-mampunya untuk mensyukuri HUT DKI Jakarta ini. Kalau tahun-tahun sebelumnyakan ramai ada PRJ, ada pawai-pawai. Tahun sebelumnya ada Natal, Jakarta Christmas Festival untuk Kristiani. Dari Muslim juga ada acara Muharam Festival. Semua agama diluaskan oleh Pemda untuk mengekspresikan ke-imanan-nya di DKI Jakarta. Jadi kita bersyukur, kita punya Pemda DKI yang luar biasa mengakomodasi semua kebutuhan masyarakat,”

See also  Dukacita Ketua Umum PGI Gomar Gultom atas Berpulangnya Dr Nababan

Taufan Bakri mengharapkan FKUB Jakarta Pusat juga dapat berkontribusi dalam penanganan Covid-19. “Nah, bantuan-bantuan akan menjadi stimulus bagi warga yang terpapar Covid agar bangkit. Bantuan seperti ini juga menciptakan solidaritas persaudaraan yang merupakan kolaborasi antaretnis, baik keagamaan maupun kesukuan, bersatu padu menanggulangi Covid.”

Momentum Doa untuk Jakarta dilanjutkan dengan pembagian bantuan Tali Kasih Persaudaraan Indonesia kepada 6 pimpinan lintas Agama, yang akan diteruskan pada umat mereka masing-masing.  “Sehingga tema yang diangkat : Berani Rukun dan Berbagi terus bergulir untuk membuat JAKARTA TANGGUH, termasuk dalam menghadapi pandemi Covid 19,” tutup Shephard Supit [Jerimia R Vegas]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *