Seruan Visi Indonesia Unggul Terkait Korona

Jakarta, chronosdaily.com – Terkait dua orang asal Depok yang positif virus terjangkit virus korona atau Novel Koronavirus (Covid -19) di Indonesia, Ketua Umum Visi Indonesia Unggul (VIU) Horas Sinaga mengimbau
masyarakat tidak panik.

Horas juga menyatakan, ada lima hal yang niscaya mencegah penularan penyakit.

“Pertama, jaga kebersihan diri pribadi. Kedua, jaga kebersihan lingkungan. Ketiga, ingat dan lakukan pola 4 sehat 5 sempurna, silakan tambahkan suplemen kesehatan yang berkhasiat meningkatkan ketahanan tubuh,” terang Horas.

“Keempat, olahraga teratur dan miliki pola tidur atau istirahat yang cukup. Kelima, penuhi hidup kita dengan doa dan iman kepada Tuhan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing,” imbuhnya.

Pria yang juga konsultan politik itu mendorong publik berusaha sebaik-baiknya menjaga kebersihan sebagai langkah mitigasi terhadap penularan virus korona.

“Saya mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan menjaga pola hidup sehat, jangan jorok, dan seringlah cuci tangan terutama sebelum makan,” katanya.

Ia menambahkan, “Selain menjaga kebersihan diri dan lingkungan, yg terutama adalah berdoa dan berserah kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Sebab Dialah yang berdaulat atas seluruh ciptaan-Nya.”

See also  Dandim 0913/PPU Letkol Inf Mahmud Bedah Rumah di Penajam, Paser Utara, Kaltim

Yang membedakan Tiongkok dengan Indonesia, bagi Horas, adalah ideologi negara Indonesia, yaitu Pancasila yang mengakui dan percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Dengan sila kesatu Pancasila ini, kita punya semangat untuk mengutamakan Tuhan di atas segalanya. Termasuk dalam menghadapi ancaman wabah korona,” katanya.

Epidemi korona bisa menyebar dengan cepat, maka itu harus diantisipasi dengan pola hidup sehat dan higienis. “Berdoa, rajin mencuci tangan dengan sabun dan minum jamu temulawak, niscaya menguatkan tubuh dan mental kita menghadapi ancaman korona,” pungkas Horas.

#HidupSehatItuKeren #KeluargaSejahteraIndonesiaUnggul #VisiIndonesiaUnggul

Leave a Reply

Your email address will not be published.