Semua Pihak Diharapkan Menjaga Keamanan Saat Presiden dan Rombongan Mengunjungi Papua

Jakarta, chronosdaily.com – Ketua Umum  Gerakan Cinta Indonesia Hendrik Yance Udam mengeluarkan himbauan kepada masyarakat, khususnya di Papua dan Papua Barat terkait dengan kunjungan Presiden dan rombongan ke Papua Barat. Berikut rilis yang diterima Chronosdaily :

Kami meminta kepada semua kelompok masyarakat yang ada di papua dan papua barat untuk bisa bersama – sama menjaga situasi keamanan yang lebih kondusif saat kunjungan kerja Presiden dan rombongan yang akan turun ke papua dan papua barat untuk melihat lebih dekat situasi papua paskah kerusuhan yang terjadi di papua baru – baru ini menyangkut rasisme serta mengecek proses – proses pembangunan yang selaman ini di jalankan di provinsi papua dan papua barat yang ada.

Saya meminta kepada aparat keamanan yang ada di papua dan papua barat untuk lebih lagi melakukan penjagaan ektsra ketat saat kunjungan presiden turun di papua paskah dua orang anggota rombongan balai besar pelaksana jalan nasional (BBPJN) XVIII Papua yang diserang orang tak dikenal (OTK), Jumat (25/10/2019). dan tiga tukang ojek menjadi korban pembunuhan di kampung pugisiga distrik hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Mereka dibunuh dengan cara ditembaki Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Jumat (25/10) sekitar pukul 10.55 WIT. Hal tersebut menjadi perhatian yang sangat serius untuk aparat keamanan yang ada di papua dan papua barat bahwa situasi kamtipmas di papua belumlah kondusif seperti yang di harapkan

Kita belajar dari pengalam pahit mantan Menkopolhukam RI Dr Jendral TNI Purn Wiranto yang di tikam saat kunjugan kerjanya di Banten beberapa bulan yang lalu. Untuk itu kami meminta dengan sangat kepada aparat keamanan yang ada di Papua dan Papua Barat untuk lebih menjaga keselamatan presiden dan rombongan yang sedang melakukan kunjungan kerjanya yang pertama di Papua paska dilantik 20 oktober 2019 yang lalu

Kita tidak boleh sepelah atau pandang remeh tentang keamanan dan keselamatan presiden dan rombongan di Papua karena keselamatan kepala negara di atas segala–galanya karena merupakan simbol negara yang harus di lindungi dengan baik. Sebab kalau beliau terjadi apa–apa di Papua dan mendapatkan gangguan keamanan dari kelompok sipil bersenjata yang lagi beroperasi di Papua maka saya sangat kuatir rakyat kecil yang tidak tau apa-apa di Papua bisa juga menjadi korban.

Dan harapan kami juga kepada masyarakat dan tokoh–tokoh di Papua pergunakanlah kesempatan kunjungan pertama presiden dan rombongan di Papua untuk berdialog dalam menyelesaikan persoalan–persoalan papua yang lebih bermartabat dalam bingkai NKRI serta mendukung bapak presiden Jokowi untuk membangun tanah papua yang jauh lebih baik dari hari kemarin bangkit, mandiri, dan sejahtera.

Kami juga memberikan ucapan terimah kasih kepada Presiden RI Ir Joko Widodo karena telah mengankat salah satu putra terbaik Papua dari wilayah pengunung tengah politisi PDI Perjuangan bapak Wempi Wetipo yang di lantik sebagai wakil menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat.

Untuk itu kami berharap kedepan bapak Wempi Wetipo dapat menjalankan tugas yang dipercayakan presiden dengan baik untuk mengawasi proyek infrastruktur indonesia timur terlebih khusus mengawasi proyek–proyek infrastruktur yang turun ke Papua sehingga program–program tersebut bisa di jalankan dengan baik dan tanah papua dapat berkembang sama seperti daerah–daerah di Indonesia lainya serta dapat pula meningkatkan sendi – sendi perekonomian masyarakat Papua .

Jakarat 27 Oktober 2019

Hendrik Yance Udam

Ketua umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia
(DPN GERCIN INDONESIA)

Author: Roy Agusta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *