Sandec Sahetapy Rajut Kebersamaan di Kongres PARFI 2020

Jakarta, chronosdaily.com – Sejarah panjang PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) yang dibentuk tahun 1956 dalam perjalanannya penuh dinamika dan catatan prestasi yang membanggakan bagi insan film nasional, meski ada juga riak kecil yang disebut telah mencoreng PARFI. Tetapi hal tersebut janganlah kemudian mematahkan perjuangan PARFI sebagai organisasi yang bertujuan membangun semangat kebersamaan, meningkatkan profesionalisme dan kemandirian dalam persatuan akhirnya tersendat mewujudkan cita-cita luhur Bangsa, sebagai wadah perjuangan dan pengabdian membangun martabat budaya bangsa melalui bidang seni peran film.

Kepada Chronosdaily, Sandec Sahetapy mengajak insan film untuk tetap dalam semangat kebersamaan. “10 maret nanti kita akan menggelar kongres PARFI. Selain pemilihan Ketua PARFI, nantinya akan didahului Pemilihan Dewan Pertimbangan Organisasi. Sampai hari ini seluruh persiapan kongres berjalan dengan baik, progres meningkat terus. Masih ada beberapa yang perlu diperbaiki, tetapi secara umum tidak ada kendala yang berarti”

Ketua Panitia Kongres PARFI 2020 Sandec Sahetapy

Sandec Sahetapy, selaku Ketua Panitia Kongres PARFI 2020, menyebutkan kongres PARFI nanti bersifat terbuka bagi seluruh insan film yang berada di seluruh Indonesia, dengan tujuan memilih pemimpin yang sah dan kredibel serta bisa diterima oleh semua pihak, demi menjaga marwah organisasi.

See also  KBRI London Gencarkan Promosi Seni dan Budaya, Kenalkan Indonesia di Berbagai Penjuru Inggris

“Syarat untuk menjadi Ketua Umum PARFI,” lanjut Sandec, “Pertama harus sudah memiliki kartu tanda anggota sebagai AB. Kedua, pernah bermain film layar lebar sebagai pemeran utama minimal 3 judul. Ketiga, yang pasti bebas narkoba.”

Diakui oleh Sandec, sebagai organisasi artis film PARFI sempat terbelah, “Selama masih mencintai PARFI semua perbedaan pasti bisa diselesaikan dengan baik.” Sandec juga menjelaskan bahwa untuk mensukseskan kongres dan menjadikan PARFI satu dan bersatu, ia sudah melakukan upaya dialog untuk merangkul dengan pihak-pihak lain yang selama ini berseberangan. “Kami sudah dan terus berupaya membuka dialog dan merangkul semua stakeholder agar kembali kerumah yang satu yaitu PARFI. Mari kita bersatu kembali kerumah, membesarkan dan mengembalikan marwah dan kejayaan Parfi ke depan,” tutur Sandec Sahetapy, yang dikenal sebagai salah satu tokoh kebudayaan dan sangat peduli terhadap kekayaan seni dan budaya bangsa.

Iran AR, Sandec Sahetapy, Ismail Sofyan Sani, dan Roy Agusta
chronosdaily
go

“Menurut catatan terakhir panitia, sudah ada 8 nama yang mendaftar Bakal Calon Ketua Umum PARFI. Siapa saja boleh mendaftar dengan tiga kriteria yang sudah saya jelaskan tadi, tahap berikutnya akan dilakukan verifikasi dan penyaringan sesuai AD/ART oleh tim independen dan akan menetapkan 3 Bakal Calon yang akan bertarung untuk dipilih menjadi Ketua Umum PARFI.”

See also  Kemenparekraf Dorong Pemulihan Pariwisata Kalimantan Barat Lewat “Singkawang Rebound”

Secara terbuka, Sandec mengatakan keinginannya agar PARFI menjadi Lebih baik lagi seperti terdahulu yang merupakan Organisasi Kebanggaan Aktor/Aktris Film Indonesia. “Saya tetap optimis dan yakin PARFI tetap akan menjadi aset bangsa bagi kejayaan film nasional. Mari rajut kebersamaan ini lewat Kongres PARFI 2020.” [JR Vegas]

Leave a Reply

Your email address will not be published.