Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan Perkenalkan Budaya Betawi ke Siswa Mancanegara

Jakarta, chronosdaily.com – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bahasa Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan (Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan) menggelar kegiatan Orientasi Budaya bagi Siswa Mancanegara, bertemakan “Budaya Betawi” dengan mengundang pelaku budaya ke Pusdiklat Bahasa, Selasa (22/2), serta tetap menerapkan protocol kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa mancanegara yang belajar di Indonesia, sejak awal sudah diperkenalkan berbagai budaya dan kuliner khas Indonesia”, ungkap Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan Brigjen TNI Ferry Trisnaputra.

Menurut Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan, bahasa dan budaya merupakan dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan, sehingga mempelajari Bahasa tidak bisa terlepas dari mempelajari budaya.

Pelenggaraan kegiatan Orientasi budaya kali ini diikuti oleh siswa mancanegara Australia, Arab Saudi, Bangladesh, India, Malaysia, Pakistan, dan Singapura yang sedang mengikuti kursus Bahasa Indonesia di Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan, sebagai bekal awal sebelum mengikuti Pendidikan Sesko TNI.

Dalam kegiatan Orientasi Budaya tersebut diperkenalkan Tari Nandak Ganjen dan Tari Sirih Kuning yang dibawakan oleh penari dari Sanggar Bintang Pelangi. Selain itu, diperkenalkan juga berbagai macam kuliner khas Betawi antara lain soto betawi, kue cincin, dodol, kembang goyang, kerak telor, kue cubit, minuman bir pletok serta pemutaran film budaya dan kuliner Betawi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

See also  UWRF Merilis Tahapan Pertama Pembicara dan Program di Perth untuk Tahun Ke-18

Adapun kegiatan Orientasi Budaya ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya Kemhan melalui Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan, memperkenalkan ragam budaya Indonesia kepada peserta Kursus Intensif Bahasa Indonesia TA. 2022.

“Dengan orientasi budaya ini, diharapkan siswa lebih mengenal keberagaman budaya maupun kuliner Indonesia, serta dapat menambah pengalaman dan semangat dalam belajar Bahasa Indonesia”, kata Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan. [Kemhan]

chronosdaily
go

Leave a Reply

Your email address will not be published.