Pemain Naturalisasi Harus Beri Kontribusi bagi Prestasi Tim Nasional

Jakarta, chronosdaily.com – Tiga pemain sepakbola asing yang saat ini tengah dilakukan proses naturalisasinya untuk bermain di tim nasional Indonesia, Sandy Henny Walsh, Jordi Amat Maas, dan Shayne Elian Jay Pattynama, diharapkan dapat memberi kontribusi bagi performa dan prestasi tim Garuda.

Direktur Tata Negara Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Baroto mengatakan para pemain ini harus dapat menunjukkan peranannya bagi negara barunya kelak.

“Banyak komentar masyarakat yang semakin kritis ini. Apakah mereka berprestasi? Apakah (mereka nantinya) bisa memberikan kontribusi bagi prestasi (tim nasional)?” katanya saat menjadi pembicara pada kegiatan Konsinyering Pemeriksaan dan Penelitian Permohonan Pewarganegaraan di The Westin Hotel Jakarta.

Di sisi lain pemerintah, dalam hal ini Kemenkumham dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), bersama PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) juga harus memastikan bahwa seluruh proses yang sedang dilakukan ini sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Proses pewarganegaraan ini bukanlah suatu hal yang mudah,” kata Baroto. “Kita harus membuktikan bahwa proses yang kita lakukan ini adalah pemain (atlet) yang memang kredibel dan bisa memberikan prestasi bagi olahraga dalam negeri,” tambahnya.

See also  Mou Jadi Komentator di Manutd versus Liverpool

“Kita juga harus memberi pertanggungjawaban kepada masyarakat, bahwa proses yang kita lakukan ini baik dan akan memberikan kontribusi,” terang Baroto, Jumat (18/03/2022) pagi. “Biarkan nantinya masyarakat yang akan menilai, apakah (mereka) akan (bisa) memberikan prestasi,” lanjutnya.

Sementara itu Anggota Komite Eksekutif PSSI, Hasani Abdulgani menyampaikan keberadaan pemain naturalisasi ini diharapkan dapat membantu tim nasional Indonesia menembus ranking 100 besar FIFA dan 10 besar Asia.

chronosdaily
go

“Keberadaan mereka juga dapat memberikan transfer knowledge kepada pemain-pemain lokal di tingkat senior maupun usia muda,” jelas Abdulgani.

“Hal ini juga merupakan bentuk dukungan Kemenpora terhadap PSSI, dalam rangka mendapatkan sumber daya manusia, dalam hal ini sepakbola Indonesia yang berkualitas,” tambahnya.

Untuk diketahui, Sandy Henny Walsh merupakan seorang pemain yang sudah terbiasa bermain di Belgia, juga seringkali bermain di turnamen Eropa. Jordi Amat Maas telah bermain di kasta pertama Liga Spanyol dengan lebih dari 150 pertandingan, bermain di Liga Premiere Inggris lebih dari 50 pertandingan, dan bermain sebagai kapten di klub saat ini, KAS Eupen Belgia.

See also  Menpora RI: Wushu Championship 2020, Bukti Kreativitas PB WI Konsistensi Bina Atlet

Sementara Shayne Elian Jay Pattynama, merupakan seorang pemain yang sudah terbiasa bermain di Belanda dan Norwegia. Dia merupakan pemain yang bisa bermain di posisi kiri manapun. [Kemenkumham]

Leave a Reply

Your email address will not be published.