Menpora RI dan Menteri PUPR Bahas Kesiapan Infrastruktur Olahraga PON 2024

Olahraga, chronosdaily.com –  Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan jajarannya di Taman Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (1/2) pagi. Menariknya, pertemuan di ruangan terbuka ini membahas persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 yang akan diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara.

Diskusi yang membicarakan kesiapan infrastruktur olahraga ini semakin menarik karena dilakukan di taman disamping lobi utama Kementerian PUPR dan dibawah sinar matahari pagi. Lokasi dipilih karena mengingat kondisi masih dalam suasana pandemi Covid-19.

“Saya bertemu Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono) bersama Ketua KONI Aceh Muzakir Manaf, kemudian juga ada Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima serta Ketua DPRD Aceh Dahlan Jamaluddin. Pertemuan ini yakni membicarakan tentang persiapan PON 2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Pertemuan yang sangat menarik ya, bukan didalam ruangan, tapi di taman dekat pintu masuk lobby Kementerian PUPR. Pertemuan terbuka dan ada sinar matahari,” kata Menpora RI.

Pada kesempatan itu, Menpora RI bersama Ketua KONI Aceh menyampaikan permohonan untuk dibantu pembangunan infrastruktur olahraga di Aceh. Saling koordinasi diantara kedua daerah menjadi kunci untuk menyukseskan PON 2024. Selain itu, kesiapan masterplan juga bagian hal yang terpenting untuk disiapkan.

“Kita sudah sampaikan bahwa harus ada perencanaannya, ada masterplan. Tanpa itu kita tidak tahu apa yang akan dibantu oleh Kementerian PUPR. Nah, nanti dari masterplan itu disampaikan,” jelas Menpora RI.

Seperti diketahui, pelaksanaan PON 2024 ini nantinya jadi pengalaman pertama yang dilaksanakan di dua provinsi berbeda. Kedua daerah tersebut yaitu Aceh dan Sumatera Utara. Surat Keputusan (SK) penetapan juga telah diberikan secara langsung oleh Menpora RI Zainudin Amali. [Kemenpora]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*