Marciano Norman: Indonesia Kehilangan Atlet Renang yang Telah Mengukir Sejarah

Jakarta, chronosdaily – Ditengah merebaknya wabah Corona, Indonesia harus kehilangan salah satu atlet renang yang telah mengukir sejarah melalui capaian prestasi di arena Sea Games dan Olimpiade. Lukman Niode, atlet renang andalan di era 80an Lukman Niode sempat mengeluh sakit lambung sebelum dinyatakan terpapar Covid 19, dan mengembuskan napas terakhir pada Jumat (17/4) di RS Pelni, Jakarta Pusat.

Lukman menjalani serangkaian pemeriksaan seperti rontgen dan rapid test. Hasilnya, Lukman negatif dan justru sang istri yang dinyatakan positif terkena virus corona. Istri Lukman sempat isolasi mandiri di rumah. Lukman ditahan di RS. Kondisi Lukman ternyata memburuk dan melalui swab test diketahui Lukman positif COVID-19. Setelah diketahui positif, kondisinya pun semakin menurun. Pria kelahiran Jakarta, 21 Oktober 1963 disebut sempat mengalami koma sebelum akhirnya berpulang.

Sepanjang kariernya sebagai atlet renang, Lukman memang telah memberikan sumbangsih prestasi untuk Indonesia. Ia merupakan peraih dua medali emas SEA Games 1983 di Singapura, serta pernah tampil dalam ajang Olimpiade 1984 di Los Angeles, Amerika Serikat.

See also  Gelora Bung Karno, Stadion Termegah di Asia Tenggara

“Indonesia kehilangan salah satu atlet Renang Nasional yang telah mengukir sejarah atas capaian prestasinya,” Ungkap Ketua KONI Marciano Norman. Setelah memutuskan pensiun, Lukman yang telah meraih bbeberapa penghargaan ini tetap aktif berkarir di bidang olahraga. Ia tercatat menjabat sebagai Wakil IV Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat

Leave a Reply

Your email address will not be published.