Maharaja Kutai Mulawarman Mempererat Hubungan Keluarga Indonesia dan Bangladesh

Jakarta, chronosdaily.com – Maharaja Kutai Mulawarman Prof. Dr. M.S.P.A. Iansyach Rechza F. W, Ph.D malam ini, Senin (26/12) melakukan silaturakhmi dengan beberapa tokoh dan kerabat Kerajaan Kutai Mulawarman di Hotel Mulia, Jakarta Selatan.

Nampak hadir dari pihak kerabat dan keluarga antara lain Yang Mulia Paduka Pangeran Adipati Viktor M. Pardede dan keluarga, Yang Mulia Paduka Pangeran Kimson (Direktur Utama PT Teluk Benua Nusantara) dan keluarga, Yang Mulia Paduka Pangeran Eri Affandi Yusuf (Direktur Utama PT Bangun Benua Pratama Indonesia), Yang Mulia Paduka Pangeran Franny Mixzhico Wahyuni Mokoginta dan keluarga, HRH Prince Sahidul Haque (Bangladesh), HRH Princess Lusiana Wati dan HRH Princess Luthfy Yarni Subah, Yang Mulia Paduka Holik (Presiden Direktur Teluk Benua Group), Yang Mulia Paduka Sandi Putera (Direktur Utama PT Rajawali Koba Nusantara, Yang Mulia Baginda Ratu Encek Wajo Rahmawati Kumala Winti, Yang Mulia Paduka Pangeran Nala Moh. Aziz’ Zul Viqri Syahputra, dan Yang Mulia Paduka Pangeran Toni Setiawan, juga Yang Berbahagia Pujito, Yang Berbahagia Dani Yohanes, Yang Berbahagia Rosnawati, Yang Mulia Baginda Maharaja Kutai Mulawarman didampingi oleh Yang Mulia Baginda Maharaja Muda Nala Indra Vahruca Dilaya Putra Mahkota Maharaja Kutai Mulawarman.

See also  Solo Kota Batik: Kaya Sentra Industri, Penuh Edukasi

Kesempatan silaturahmi dan santap malam bersama ini, menurut Maharaja Kutai Mulawarman, untuk mempererat hubungan keluarga dan kerabat Kutai Mulawarman dengan HRH Prince Sahidul Haque dari Bangladesh.

Suasana santap malam berlangsung hangat dan penuh keakraban, begitupun respon yang diberikan oleh HRH Prince Sahidul Haque beserta keluarga dan koleganya. Harapannya, silaturahmi ini dapat lebih sering diadakan dan tidak hanya di akhir tahun. Hal senada juga disampaikan oleh Maharaja Kutai Mulawarman, “Pihak keluarga, kerabat dan manajemen Kutai Mulawarman memang sudah mempersiapkan jadwal pertemuan dan silaturahmi dengan keluarga dari Bangladesh diberikan prioritas di tahun 2023 mendatang.”

Lanjut Maharaja, “Rencana silaturahmi yang sudah dilakukan secara berkesinambungan tidak hanya dengan Bangladesh. Undangan silaturahmi dari Filipina, Malaysia, Singapora dan beberapa negara di Eropa sudah masuk dalam rencana kunjungan sepanjang 2023 nanti.”

Harapan terbesar Maharaja Kutai Mulawarman, antara lain melalui kunjungan silaturahmi dengan kerabat Kutai Mulawarman dapat diikuti dengan kerja sama bisnis untuk menunjang program pemerintah agar ekonomi Indonesia dapat segera pulih pemerataan kesejahteraan dapat terwujud, khususnya untuk menyongsong ibu kota baru Nusantara.”

See also  Perkedwi Gelar Pameran Wisata Kebugaran dan Kesehatan

Ibu Kota Nusantara menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah peradaban Indonesia, demikian ungkap Maharaja Kutai Mulawarman. Menurut Maharaja, “Kerajaan Kutai Mulawarman tidak memiliki kepentingan politik dengan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Penajam. Perjalanan bangsa ini dimulai dari Kalimantan Timur, jadi sangat beralasan bila pondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu Pancasila akan menjelajah kota dan desa untuk membawa kemakmuran dan kesejahteraan bangsa dengan berkeadilan diawali dari Ibu Kota Nusantara.”

Dalam percakapan sebelum santap malam, Maharaja Kutai Mulawarman menekankan perlunya kerja sama bisnis di bidang usaha ekspor-impor, pertanian, peternakan, dan UMKM. Hali ini akan dituangkan dalam kesepakatan bersama di awal tahun 2023 dan dipastikan program kerja sama ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari ibu kota Nusantara.

Silaturahmi yang dilakukan Maharaja Kutai Mulawarman memiliki misi utama, “Selain pemulihan ekonomi juga memperkenalkan wisata dan budaya. Indonesia yang memiliki keragaman budaya tidak saja perlu dilestarikan, tetapi perlu diperkenalkan dan dikembangkan sebagai penunjang pemulihan dan kebangkitan ekonomi.”

See also  UPH Tuan Rumah Launching Karya Baru Ananda Sukarlan

chronosdaily
go

Kepada Chronosdaily, Maharaja menekankan, “Saatnya bangsa-bangsa menoleh ke Indonesia sebagai mercusuar peradaban Nusantara. Pancasila akan membawa nyala api kesetaraan tanpa perbedaan, kesejahteraan tanpa penindasan, dan keadilan tanpa diskriminasi. Sebagai bangsa besar yang terdiri dari gugusan pulau-pulau menomorsatukan Ketuhanan dan saling mengayomi, melindungi, dan menghargai keberagaman agama dan kekayaan budaya.”

Usai santap malam, Maharaja Kutai Mulawarman juga menganugerahkan gelar Prince dan Princess kepada tokoh dan kerabat dari Bangladesh. Pilihan silaturahmi dan santap malam di Hotel Mulia Jakarta Selatan, selain aspek kemudahan lokasi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaksanaan silaturami kerabat dan keluarga Kerajaan Kutai Mulawarman. [EzraNaomi]

Leave a Reply

Your email address will not be published.