Lahan Parkir di Desa Tegalsambi Disulap Jadi Destinasi Wisata Baru

Jepara, chronosradio.com – Lokasi yang semula lahan parkir di Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan berhasil disulap menjadi destinasi wisata baru.

Apresiasi disampaikan Bupati Jepara Dian Kristiandi kepada Pemerintah Desa Tegalsambi, BUMDes, dan pokdarwis atas inisiatifnya dalam mengelola lahan parkir, sehingga bisa menjadi tempat bersantai bagi keluarga. Menurutnya, Pondok Wisata Desa Tegalsambi dapat menjadi opsi pilihan berwisata di Jepara. Terlebih di lokasi ini juga menawarkan produk ekonomi kreatif yang berasal dari kearifan lokal. “Semoga ini nanti semakin berkembang dan diminati oleh masyarakat secara umum,” ujar bupati saat meresmikan Pondok Wisata Desa Tegalsambi, Rabu (18/5/2022).

Disampaikan, Desa Tegalsambi merupakan salah satu dari 26 desa wisata di Jepara. Diakuinya, desa tersebut juga sudah mulai dilirik beberapa desa lain untuk dijadikan inspirasi. Terlebih setelah menjadi juara lomba desa pada 2021.

Untuk itu, pihaknya berharap, semua desa mampu menggali dan mengembangkan potensi sumber daya di wilayahnya masing-masing. Dia mencontohkan, lahan persawahan juga bisa dimanfaatkan sebagai destinasi edukasi wisata, seperti diadakan ajang gogo ikan maupun tangkap belut, saat masa persiapan tanam. “Kita sesuaikan dengan potensi yang ada di wilayah masing-masing. Kalau seluruh desa-desa seperti itu, Jepara luar biasa,” kata bupati.

See also  Dukung Peningkatan Kunjungan Wisatawan, Pelabuhan Benoa Layani 2 Cruise Dalam Sehari

Dengan adanya destinasi wisata baru ini, bupati berharap seluruh warga akan mencintai lingkungannya. Termasuk produk-produk hingga budaya setempat.

chronosdaily
go

Petinggi Tegalsambi Agus Santoso mengatakan, pembangunan pondok wisata tersebut memanfaatkan tanah kas desa seluas 1.900 meter persegi. Pembangunannya dirintis sejak Juni 2021, dan telah menelan anggaran Rp724 juta dari berbagai sumber. Di samping itu, ada pula bantuan dari Unisnu Jepara berupa lampu penerangan hasil dari inovasi mahasiswa. “Dari dana desa tahun 2021 tahap kedua Rp160 juta, bantuan dari Dinas Pariwisata Provinsi (Jawa Tengah) Rp100 juta, dan dari sebagian hadiah lomba desa Rp464 juta,” bebernya. [PemprovJateng]

Leave a Reply

Your email address will not be published.