Korona Mengancam, Visi Indonesia Unggul Serukan Gerakan Nasional Minum Jamu

Jakarta, chronosdaily.com – Terkait ancaman virus korona atau Novel Koronavirus (Covid -19) di Indonesia, Ketua Umum Visi Indonesia Unggul (VIU) Horas Sinaga menyerukan masyarakat menggiatkan gerakan minum jamu secara nasional.

“Gerakan nasional minum jamu tradisional ini adalah upaya konkret menanggulangi ancaman korona. Implikasinya juga jelas bagi ekonomi rakyat,” kata Horas Sinaga, Jakarta (4/3/2020).

Horas mengaku percaya pada hasil riset Prof. Nidom dari Universitas Airlangga yang menyimpulkan tanaman jamu seperti temulawak dan kunyit bisa meningkatkan ketahanan tubuh terhadap virus korona.

Ia mengatakan, “Seperti yang saya katakan sebelumnya, antisipasi terhadap korona bisa dengan menjaga kebersihan diri, jaga kebersihan lingkungan, makan 4 sehat 5 sempurna, dan mengonsumsi suplemen kesehatan yang berkhasiat meningkatkan ketahanan tubuh, seperti jamu temulawak,” terang Horas.

Ia menyebut, jamu adalah produk budaya luhur nenek moyang bangsa di Nusantara yang menjadi tradisi turun-temurun. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, sekitar 60% penduduk Indonesia yang berumur lebih dari 15 tahun pernah minum jamu. Selain itu, 95% dari mereka yang minum jamu merasakan manfaatnya. Pengobatan tradisional dengan ramuan atau jamu juga dikonsumsi oleh sekitar 30% rumah tangga di Indonesia. Ini mengindikasikan jamu sudah menjadi bagian dari hidup masyarakat Indonesia.

See also  Lumbung Nusantara Berbagi Kasih dengan FKUB Jakarta

“Minum jamu itu bagus. Contohnya, temulawak, dari studi penelitian di laboratorium, kandungan xantorrhizol pada temulawak terlihat punya efek antibakteri, antiradang, antioksidan, menghambat pertumbuhan sel kanker, dan mencegah sumbatan pembuluh darah. Temulawak dipercaya bisa tingkatkan nafsu makan dan mengatasi masalah kandung empedu, hati, dan gangguan pencernaan, seperti perut kembung,” terang Horas.

Oleh sebab itu, Gerakan Nasional Minum Jamu, menurut Horas, merupakan langkah konkret yang penting diberlakukan saat ini oleh Pemerintah.

Di sisi lain VIU mengapresiasi Pemerintah yang langsung gerak cepat menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pokok di tengah tantangan panic buying oleh sebagian masyarakat.

“VIU juga mengapresiasi Pemerintah yang menindak tegas pihak-pihak yang menimbun barang-barang penunjang sanitasi, seperti masker, tisu basah, dan sanitizer,” kata Horas.

“Mari bersama Pemerintah, kita semua tidak panik dan bijak menghadapi ancaman korona. Minum jamu temulawak atau kunyit, niscaya tubuh kita lebih sehat,” imbuhnya.

“Olahraga teratur dan miliki pola tidur atau istirahat yang cukup. Penuhi hidup kita dengan doa dan iman kepada Tuhan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing,” pungkas pria yang juga konsultan politik itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.