Kerja Nyata Lembaga Kajian Nawacita: FGA 2020 Membangun SDM Unggul Menuju Indonesia Maju

Jakarta, chronosdaily.com – “Untuk merumuskan apa yang disebut dengan kualitas SDM yang unggul dan berkualitas diperlukan pemahaman yang sama oleh semua kalangan. Untuk itu kami mengundang figur2 dari berbagai disiplin ilmu berkumpul untuk merumuskannya dalam Forum Group Action ini.” Demikian dikatakan oleh Ir. Samsul Hadi Ketua Umum Lembaga Kajian Nawacita (LKN) pada acara Forum Group Action (FGA) 2020 “MEMBANGUN SDM UNGGUL MENUJU INDONESIA MAJU – Untuk Kesejahteraan Rakyat, Sesuai Amanah UUD 45” di Nawacita Center, Jakarta Barat hari Rabu (22/1) kemarin.

Selanjutnya dijelaskan, bahwa dengan Forum Group Action maka hal-hal yang belum disepakati secara ilmiah dan perspektif pada program pembangunan SDM berkualitas sesuai arahan Presiden Jokowi, akan didapati bukan hanya wacana ilimiah namun langsung terkait dengan kerja nyata. SDM ini sangat perlu ditingkatkan disamping juga dibutuhkan untuk melaksanakan kemajuan pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam.

chronosdaily
go

Salah satu nara sumber pada acara tersebut, Oetojo Usman SH. mengutarakan acara ini penting sekali krn membahas masalah bangsa yg krusial dan konkrit saat ini. “Topik ini berpengaruh besar pada program Nawacita 2 yg sedang dilaksanakan Jokowi saat ini.” Terkait ditampilkannya tokoh senior Oetojo Usman SH., pihak Lembaga Kajian Nawacita mengatakan bahwa dengan ditampilkannya tokoh senior dengan konsep-konsep serta buah pikiran yang bermanfaat untuk mengangkat kualitas SDM Indonesia, maka kami ingin mengadop hal penting ini untuk meluruskan berbagai mispersepsi yang berkembang belakangan ini. “Beliau adalah Ketua Dewan Pakar dari LKN dan disamping beliau ada juga DR.RM Suryo Atmanto MBA. MRE. sebagai Ketua Dewan Pembina kami yang juga Ketua Umum Sinergi Nawacita Indonesia (SNCI) serta beberapa mantan menteri yang ikut bergabung bersama kami”, demikian disampaikan Ir. Samsu Hadi.

See also  Kemenkopolhukam RI Kunjungi Ibu Kota Negara Di Penajam Paser Utara

Pada kesempatan yang sama tampil juga konsultan HR dan pendidikan Juli Simanjuntak yang memaparkan bahwa masalah utama terkait UU Omnibus Law Penciptaan lapangan kerja ada beberapa poin diantaranya:
1. Masalah utama terkait bonus demografi Indonesia adalah pengendalian pertumbuhan penduduk
2. Kualitas pendidikan dimana ujian nasional berganti menjadi evaluasi per pribadi
3. Kualitas tenaga kerja
4. Kualitas kesehatan
5. Persebaran penduduk
6. Hambatan sosial ekonomi dan kultural
7. Strategi ketenagakerjaan.


Sebagai Keynote speaker adalah Gatot Hari Priowirjanto dari Director of SEAMEO Secretariat. Selain itu ditampilkan juga beberapa tokoh lain seperti Arie Budiman dari Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Luluk Sumiarso Ketua Umum Masyarakat Kompetensi (MASKOM), Risnarto mantan Kepala Puslitbang BPN, Brigjen. TNI Kartiko Wardani dari Kadiklat Bela Negara Kemhan, sementara bertindak sebagai Moderator adalah Bambang Sapto mantan Sekjen KPK.

“Acara FGA ini akan dilakukan secara berkala dengan menghadirkan pembicara yang berkompeten di bidangnya dari berbagai disiplin keilmuan serta profesi. Kami ingin LKN memberikan sumbangsih kerja nyata untuk program pembangunan Nawacita 2 dari Presiden Jokowi yaitu membawa Indonesia menuju Gerbang Emas pada tahun 2045”, demikian pungkasnya. [krs]

See also  Presiden Tegaskan Pemerintah Selesaikan Perhutanan Sosial dan Reforma Agraria

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.