KBRI Windhoek Gelar Pertemuan Bisnis dengan Pengusaha Top Luderitz, Namibia

Namibia, chronosdaily.com – Dalam rangka memperluas dan meningkatkan akses pasar bagi produk Indonesia di Namibia, KBRI Windhoek menyelenggarakan forum bisnis di kota Luderitz, Provinsi Karas, Namibia (08/09/2021). Sebanyak 30 pengusaha top dari berbagai sektor dan sejumlah jajaran Pemda Luderitz hadir dalam forum bisnis tersebut.

Pada forum tersebut, Duta Besar RI untuk Namibia, Wisnu Edi Pratignyo menyampaikan bahwa Indonesia dan Namibia memiliki banyak peluang kerjasama yang sangat potensial di bidang-bidang perdagangan, pariwisata dan investasi.

Kegiatan forum bisnis ini mendapatkan dukungan penuh dari Walikota Luderitz, Annamarie Hartzenberg yang pada hari itu juga menyampaikan apresiasi dan menyambut baik penyelenggaraan forum bisnis di Luderitz. Kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan kerjasama Indonesia dan Namibia di bidang perdagangan, pariwisata, dan investasi khususnya di Kota Luderitz.

Forum Bisnis yang bersifat hybrid ini menghadirkan narasumber yang berasal dari PT Waskita Karya, Universitas Gadjah Mada dan Konsul Kehormatan Namibia untuk Indonesia. Para narasumber memaparkan peluang potensi perdagangan, pariwisata, investasi, serta kerjasama pengembangan infrastruktur, program peningkatan kapasitas dan berbagi pengalaman best practices khususnya dalam pengembangan UMKM, aquaculture, dan pertanian.

See also  Proyek Siluman Praktik Mafia Pengadaan Bahan Makanan Marak di RS Pemerintah

Dalam forum bisnis ini, KBRI Windhoek juga memanfaatkan kehadiran pengusaha Luderitz untuk mempromosikan Trade Expo Indonesia Digital Edition (TEI-DE) 2021 yang akan berlangsung pada 21 Oktober – 4 November 2021, memperagakan produk unggulan Indonesia, dan demo food tasting mie instan Indonesia.

Sebelum acara kegiatan forum bisnis, Duta Besar RI juga telah melakukan kunjungan kerja kepada Walikota Luderitz dilanjutkan dengan kunjungan ke perpustakaan Pemda Luderitz untuk mendonasikan sejumlah buku dan peralatan kepada perpustakaan Pemda Luderitz. Donasi buku dan peralatan tersebut diterima secara resmi oleh para pejabat perpustakaan, yaitu Ms. Beverley Van Wyk. Dubes RI berharap kiranya buku-buku dan peralatan tersebut dapat lebih meningkatkan pemahaman baik Namibia terhadap Indonesia. [Kemlu/KBRI Windhoek]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *