KBRI Tokyo Kenalkan Indonesian International Vocational Student Mobility Award

Tokyo, chronosdaily.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim melakukan berbagai terobosan dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Merespons kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Tokyo Yusli Wardiatno mengutarakan pihaknya terus mendukung berbagai upaya peningkatan kerja sama antara lembaga pendidikan Indonesia dan Jepang.

“KBRI Tokyo senantiasa menjembatani berbagai potensi kolaborasi, salah satunya dengan perguruan tinggi Kwansei Gakuin University (KGU) yang berlokasi di wilayah Kansai,” ucap Atdikbud Yusli ketika dihubungi Kamis (3/3).

Sebelumnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo diwakili Atdikbud Yusli bersama Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Osaka, Bambang Setyobudhi menggelar kunjungan kerja ke KGU pada Kamis (24/2). Sejumlah guru besar KGU menyambut kedatangan Hiroyuki Toh, Hidetoshi Sato, serta Bibin Bintang Adriana.

“Kunjungan ke KGU dalam upaya menjembatani kerja sama bidang lingkungan dan energi berkelanjutan. Selain itu, kami juga memperkenalkan program baru Kemendikbudristek bernama Indonesian International Vocational Student Mobility Award (IIVOSMA) yang merupakan bagian Gerakan Kampus Merdeka,” papar Atdikbud Yusli yang menangkap antusiasme KGU mengikuti program IIVOSMA.

See also  Presiden Akan Tinjau Vaksinasi Hingga Resmikan Bendungan di Lampung

Menurut Yusli, KGU tertarik bekerja sama dalam beberapa kegiatan seperti kolaborasi riset pemanfaatan algae sebagai sumber energi (biofuel), riset terkait pencemaran mikroplastik dan dampaknya pada hewan laut dan manusia, serta pengembangan e-DNA dalam studi lingkungan. Dalam diskusi daring, hadir pula Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (FPIK IPB), Fredinan Yulianda beserta sejumlah staf untuk bertukar informasi dan penjajakan kolaborasi.

chronosdaily
go

Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke berbagai laboratorium KGU untuk mempelajari kelengkapan peralatan dan infrastruktur laboratorium di universitas tersebut. Pada kesempatan ini, Yusli beserta rombongan menjumpai beberapa mahasiswa asal Indonesia yang memaparkan riset-riset yang tengah mereka jalankan. [Kemdikbud]

Leave a Reply

Your email address will not be published.