Kapolda Papua Barat Perintahkan Tangkap dan Proses Penganiaya Keluarga Senator

Sorong, chronosdaily.com – Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing memerintahkan jajaran Polres Kabupaten Sorong untuk segera menangkap dan memproses hukum para pelaku dugaan penganiayaan, pengrusakan dan intimidasi terhadap anggota keluarga Senator asal Papua Barat Mamberob Yosepus Rumakiek. 

Hal itu ditegaskan Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, mengingat sudah setahun laporan atas peristiwa yang dialami oleh Daniel Didimus Kafiar dan keluarganya, tidak kunjung ditindaklanjuti secara serius. 

Daniel Didimus Kafiar adalah adik kandung dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) atau Senator asal Papua Barat, Mamberob Yosepus Rumakiek. “Saya atensi kasus ini. Dan saya perintahkan kepada Polres Sorong untuk menangkap pelaku lainnya,” tegas Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (18/09/2021). 

Sejak menjadi atensi Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing, dan juga masuknya laporan mengenai kasus ini ke Mabes Polri, satu pelaku dugaan penganiayaan, pengrusakan dan intimidasi terhadap anggota keluarga Senator Papua Barat itu sudah ditangkap Polisi. “Kami sudah menangkap 1 orang Pelaku atas nama DW. Dan sekarang, masih melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku lainnya,” tandas Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing. 

See also  Aneh, Indonesia Tetap Sibuk Bahas RUU Kontroversial di Masa Pandemi Virus Corona

Sementara, di tingkat Polres Kabupaten Sorong, Kasat Reskrim Polres Sorong AKP Ronal Nobel Manalu, yang sejak bulan Juli 2020 menangani kasus ini, belum memberikan respon. Salah seorang Penyidik Polres Kabupaten Sorong, Ipda Naomi Siahaan, yang menangani laporan ini mengaku, belum ada perintah tindak lanjut dari Kasat Reskrim Polres Kabupaten Sorong. “Terkait hal tersebut, saya belum ada petunjuk dari Kasat Reskrim untuk merespon,” ujar Ipda Naomi Siahaan. 

Sebelumnya, Senator asal Papua Barat, Mamberob Yosepus Rumakiek mengeluhkan lambannya kinerja Polres Kabupaten Sorong. Soalnya, sudah satu tahun lebih tindak penganiayaan, pemukulan, kekerasan dan intimidasi terhadap anggota keluarga anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) atau Senator asal Papua Barat tidak kunjung diusut. 

Perlu diketahui, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada 06 Juli 2020 tahun lalu. Yang menjadi korban adalah adik kandung dari Sang Senator Papua Barat Mamberob Yosepus Rumakiek, yang bernama Daniel Didimus Kafiar. 

Daniel Didimus Kafiar bersama Istri dan anak-anaknya yang masih balita, dikeroyok oleh segerombolan orang di rumahnya, pada 06 Juli 2020 lalu itu. 

See also  Indikasi Perlemah Kinerja Pemberantasan Kejahatan ICMI Tolak Revisi UU KPK

Aksi penganiayaan membabibuta pun terjadi terhadap anggota keluarga Senator Papua Barat itu. Rumah dihancurkan oleh para pelaku, kendaraan yang terparkir dirusak, bahkan pemukulan terjadi kepada anak kecil mereka. 

Pada hari itu juga, peristiwa penganiayaan, pengrusakan dan tindak kekerasan yang dialami Daniel Didimus Kafiar dan keluarganya itu langsung dilaporkan ke Polres Kabupaten Sorong. “Sudah satu tahun lebih, laporan itu tidak tahu nasibnya. Informasi dari adik saya di sana, orang-orang yang merupakan suruhan pelaku masih saja mendatangi keluarga kami ke rumah. Mengintimidasi adik saya dan keluarganya,” tutur Anggota DPD RI asal Papua Barat, Mamberob Yosepus Rumakiek, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (17/09/2021). 

Dia menceritakan, awalnya ada seorang perempuan berinisial SY (Suryani Yigibalon) dan seorang pemuda yang mengaku masih mahasiswa berinisial DW (Defron Wenda), datang bersama rombongannya ke rumah Daniel Didimus Kafiar. 

Gerombolan ini datang dengan tampang beringas, sembari membawa sejumlah alat. Benda tajam dan benda tumpul. Diketahui, orang-orang ini adalah orang-orang yang datang dari Kabupaten Lani Jaya, Papua Barat. Sebab, perempuan SY itu ternyata tinggal dan bekerja sebagai Pegawai di Kantor Kabupaten Lani Jaya. 

See also  Jelang Pelantikan Presiden, Masyarakat Tagih Keseriusan Benahi Sektor SDA & Lingkungan

Leave a Reply

Your email address will not be published.