Joyada Siallagan Bakal Menjadi Calon Nomor 1 di Percaturan Golf DKI Jakarta

Golf, chronosdaily.com – Pegolf kelahiran Parapat, Sumatera Utara pada 10 Februari 1977 ini akan mencalonkan diri sebagai orang nomor 1 di Pengurus Provinsi Persatuan Golf Indonesia (Pengprov PGI) DKI Jakarta periode 2020 – 2024.

Salah seorang founder CEPA Golf Club yang piawai mengayunkan stick golf dan berprofesi sebagai lawyer ini memiliki komitmen yang tinggi untuk memajukan olahraga golf amatir di DKI Jakarta.
Menyadari bahwa olahraga golf adalah salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam multi event seperti SEA Games, Asian Games dan Olimpiade – Bung Joy – sapaan akrabnya, mengungkapkan bila dia terpilih menjadi orang nomor 1 di percaturan golf amatir di Pengprov PGI DKI Jakarta, dia akan fokus pada pembinaan usia dini dan junior.
Selain itu Bung Joy pun akan memperbanyak jumlah pertandingan yang diperuntukkan bagi para pegolf amatir dan junior – baik yang berskala lokal, nasional, regional Asean maupun Asia.
Dalam perbincangan khusus dengan Chronosdaily Bung Joy pun menegaskan bahwa pihaknya juga akan menjalin kemitraan dengan para stake holder olahraga golf di DKI Jakarta dan sekitarnya.
Seperti diketahui Pengprov PGI DKI Jakarta yang selama dua periode berada di bawah pimpinan Ferial Sofyan dan mendapat perpanjangan masa kepengurusannya dari Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI), telah berakhir pada November 2019 lalu.
Meskipun begitu Musyawarah Provinsi (Musprov) PGI DKI Jakarta dengan agenda utamanya memilih ketua umum baru masa bhakti 2020 – 2024 tidak segera dilaksanakan. Alasannya karena pada PON Papua 2020 Pengprov PGI DKI sibuk menjalankan program penbinaan sekaligus mempersiapkan atlet golfnya tampil dalam multi event empat tahunan tersebut.
Seperti cabang olahraga lainnya yang atletnya akan berlaga di PON Papua 2020, jenjang para atlet golf amatir dari setiap daerah di tanah air pun – termasuk atlet golf dari Pengprov PGI DKI Jakarta, mereka harus mengikuti Babak Kualifikasi Pra PON yang berlangsung di Paddy Valley Golf Course, Gowa – Sulawesi Selatan pada Agustus 2019 lalu.
Ternyata dua bulan setelah Babak Kualifikasi Pra PON berakhir,  Pemerintah memutuskan cabang olahraga golf tidak dipertandingkan di PON Papua 2020.
Kenapa pada PON Papua Agustus 2020 mendatang cabang olahraga golf tidak dipertandingkan, salah satu alasannya karena para pegolf kita gagal saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games yang berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 2018 lalu.
Bung Joy (tengah) bersama tim suksesnya yang dipimpin oleh Ekbal Cepa (nomor 2 dari kiri) dan paling kanan adalah Dian Mariyun
Anehnya, setelah masa kepengurusan Pengprov PGI DKI Jakarta diperpanjang oleh PB PGI (dengan alasan seperti tersebut di atas), dan kemudian Pemerintah memutuskan golf tidak dipertandingkan di PON Papua pada Agustus 2020 mendatang, Musyawarah Provinsi (Musprov) PGI DKI Jakarta tidak segera dilaksanakan.
Demi menjaga iklim pergolfan nasional agar tetap kondusif utamanya di Pengprov PGI DKI Jakarta – akhirnya PB PGI sebagai induk organisasi mengeluarkan Surat Keputusan dan menetapkan beberapa orang anggotanya sebagai caretaker untuk melaksanakan Musyawarah Provinsi PGI DKI Jakarta. SK tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PB PGI, Murdaya Po.
Menjawab pertanyaan Chronosdaily mengenai kapan musprov akan diselenggarakan, Rudy Ekbal, juga dari CEPA Golf Club yang menjadi Ketua Tim Sukses Joyada Siallagan, mengatakan bahwa musprov dengan agenda utamanya memilih Ketua Umum Pengprov PGI DKI Jakarta periode 2020 – 2024, akan dilaksanakan pada 19 Januari 2020 bertempat di Gedung KONIDA DKI Jakarta.
“Sebelum musprov dilaksanakan, akan diawali dengan kegiatan rapat kerja pengprov (rakerprov) PGI DKI Jakarta pada 8 Januari 2020 mendatang. Rakerprov diawali terlebih dahulu dengan GoBar (golf bersama) yang akan dilaksanakan di Pantai Indah Kapuk Golf Course. Pagi GoBar. Selesai GoBar dilanjutkan dengan Rakerprov,” tutur Ekbal Cepa – sapaan akrabnya.
Usai musprov, giliran Bung Joy akan menyampaikan visi dan misinya. Acara ini – sebagaimana yang disampaikan Dian Mariyun, anggota tim sukses Bung Joy kepada Chronosdaily akan berlangsung pada 9 Januari 2020.
“Sebelum bakal calon pak ketua menyampaikan visi dan misinya di hadapan club-club golf yang namanya terdaftar di Pengprov PGI DKI Jakarta, acaranya diawali dengan main golf bersama. Tempatnya di Emeralda Golf Club,” kata Dian Mariyun.
Sebagai orang lama di percaturan golf nasional, Dian Mariyun berharap agar situasi dan kondisi pergolfan di DKI Jakarta kembali bergairah seperti waktu-waktu sebelumnya.
“Bagaimanapun Pengprov PGI DKI Jakarta adalah barometer bagi pengprov-pengprov lainnya di Indonesia,” kata Dian Mariyun. “Saya optimis bahwa pergolfan di DKI Jakarta akan kembali bergairah. Karena Bung Joy, kalau terpilih menjadi Ketua Umum Pengprov PGI DKI Jakarta akan memperbanyak jumlah turnamen,” tambahnya.
Salah satu turnamen yang melibatkan anggota perkumpulan golf di DKI Jakarta — yakni turnamen bulanan atau Monthly Medal, yang sejak sebelum terjadi reformasi di negeri ini selalu digelar di golf course yang berbeda-beda –pun akan kembali digelar bila Bung Joy terpilih menjadi orang nomor 1 di percaturan golf di DKI Jakarta.
“Selain turnamen-turnamen yang tadi sudah saya sebutkan, kami juga akan menghidupkan kembali turnamen bulanan dengan format yang berbeda yakni menjadi Inter Club Tournament. Penyelenggaranya adalah club yang namanya tercatat sebagai anggota dan dilaksanakan secara bergantian dan di-sanction oleh Pengprov PGI DKI Jakarta,” kata Bung Joy mengakhiri perbincangannya dengan Chronosdaily.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *