Jenderal Polisi Bintang Satu dan Kawan-Kawan Polda Sultra Kangkangi Hukum 

Jakarta, chronosdaily.com – Tim Kuasa Hukum PT PT Adi Kartiko Mandiri (AKM), Jonathan Nau menyampaikan, para pencari keadilan seperti kliennya mengalami intimidasi, dugaan kriminalisasi dan aksi-aksi premanisme yang dilakukan Polisi dari Polda Sultra.

Jangankan keadilan yang seadil-adilnya, kepastian hukum dan penegakan hukum itu sendiri malah terus menerus dicederai oleh Polda Sultra, yang nota bene adalah Aparat Penegak Hukum (APH).

“Fakta di lapangan, semisal yang dialami oleh PT AKM. Padahal secara legal hukum, MA sudah memutuskan Ivy bersalah atas kasus penipuan. Dan divonis penjara selama satu tahun,” ujar Jonathan Nau, Kamis (26/08/2021).

Jonathan Nau melanjutkan, salah satu asas hukum pidana di Indonesia dikenal dengan istilah Ultimum Remedium. Yang berarti, hukum pidana hendaklah dijadikan upaya terakhir dalam hal penegakan hukum.

Karena hukum pidana mempunyai sanksi kurungan badan hingga hukuman mati. Di mana sanksi dalam hukum pidana adalah sanksi yang paling berat dibanding dengan sanksi dalam hukum perdata dan saksi hukum administrasi.

Ultimum Remedium, lanjut Jonathan Nau, juga memiliki makna, apabila suatu perkara dapat diselesaikan melalui jalur lain, seperti kekeluargaan, negosiasi, mediasi, perdata, atau pun hukum administrasi, maka hendaklah jalur tersebut terlebih dahulu dilalui.

“Maka berdasarkan asas ultimum remedium, PT AKM melapor ke Polda Sultra mengenai dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh pemilik PT AKP  yakni Ivy Djaya Susantyo,” tuturnya.

Ivy Djaya Susantyo lias Ivy alias Tyo telah mengambil dan mengalihkan lahan tambang beserta segala perizinan milik PT AKM dengan cara menipu.

Laporan yang dilakukan PT AKM ini kepada Polda Sultra, lanjut Jonatan Nau, adalah upaya terakhir. Agar pemilik PT AKP Ivy Djaya Susantyo tidak terus melakukan perbuatan kejahatan kepada PT AKM, yang mana PT AKP terus melakukan aktivitas pertambangan di atas lahan milik PT AKM.

Dan atas dasar laporan PT AKM ke Polda Sultra, pemilik PT AKP Ivy Djaya Susantyo ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sultra.

See also  Antisipasi Situasi di Timur Tengah, Ditjen Hubud Imbau Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *