Handriyani, Tokoh Perempuan dari Kalimantan Timur yang Memperjuangkan Hak-Hak Perempuan

 

Tenggarong, chronosdaily.com – Indonesia tak pernah kekurangan tokoh perempuan. Salah satunya, sebut saja Handriyani, S.E., kelahiran Tenggarong, Kalimantan Timur. Putri dari pasangan Awang Idrus dan Ibu Elly. Isteri dari Edy Fahruddin (Camat Sebulu) merupakan calon legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) yang maju untuk DPRD Provinsi Kalimantan Timur dengan daerah pemilihan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Handriyani menyadari bahwa perempuan pada saat ini berperan besar, baik sebagai pribadi, istri, ibu, serta warga negara yang berkewajiban mendidik generasi penerus. “Sudah saatnya perempuan mengambil bagian dalam peningkatan kesejahteraan dimanapun dia berada”.

Handriyani secara tegas menyampaikan, saatnya Kalimantan Timur menjadi ruang terbuka yang dapat dicontoh oleh provinsi dan daerah lain. “Sebagai kader PDI-P kami akan secara konsisten mengusung nilai-nilai kebangsaan, termasuk memperjuangkan pembangunan tempat ibadah masjid, gereja, pura, kelenteng dan sejenisnya. Kehadiran tempat ibadah sebagai bukti toleransi dalam bermasyarakat dan kerukunan umat beragama sangat penting untuk menjaga keutuhan Bangsa Indonesia”.

Masih menurut Handriyani, Saatnya Kalimantan Timur, khususnya Kutai Kartanegara menjadi pusat pengembangan semua agama. Dan bukan hanya di bidang agama, Kutai Kartanegara sepatutnya berprestasi optimal di pentas olahraga nasional.  

Kalimantan Timur, khususnya Kutai Kartanegara menurut Handriyani, perlu mengubah paradigma dan terus membangun stigma positif melalui prestasi dan keunggulan sumber daya alam dan sumber daya manusia.  “Marilah kita bangkit bersama membangun bangsa yang bermartabat. Saya sendiri akan ikut serta dalam pesta demokrasi ini dan merasa perlu mencalonkan diri sebagai calon legislatif  yang amanah dan bertanggung jawab. Saya percaya kekuatan masyarakat, semoga segenap kepentingan dan hajat bersama bisa kita atasi”.

“Ada banyak aspirasi masyarakat yang terlewati begitu saja, saya ingin mengakomodir kepentingan masyarakat untuk membangun Kalimantan Timur. Memperjuangkan Kalimantan Timur sebagai provinsi dengan sumber daya manusia berkualitas serta unggul di sektor pertanian, perikanan, ekonomi kreatif, dan pariwisata. Mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkeadilan, sejahtera, dan toleransi. Untuk mewujudkan ini semua, saya butuh dukungan dan bantuan masyarakat,” tegas Handriyani.

Handriyani juga menggarisbawahi program andalan untuk meningkatkan sektor-sektor potensial di Provinsi Kalimantan Timur, termasuk mencipatakan lingkungan kondusif bagi usaha menengah kecil

mikro (UMKM). Menyediakan pendidikan dan pelatihan ekonomi kreatif yang berkualitas bagi masyarakat. Kelestarian lingkungan melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Meningkatkan dan mensejahterakan Pemberdayaan perempuan. “Selain kolaborasi dengan masyarakat, tokoh lintas agama, pemangku kepentingan, dan pemangku adat. Seluruh implementasi berbasis kepentingan masyarakat yang diaplikasikan secara konvensional dan digitalisasi.”

chronosdaily

Tak ketinggalan, berbagai program kerja telah disiapkan oleh Handriyani, antara lain di bidang pendidikan, termasuk alokasi penambahan anggaran pendidikan dan terserap secara efektif. Meningkatkan kualitas tenaga pengajar dan guru dengan memberikan program pelatihan dan pengembangan diri gratis, program beasiswa untuk menyasar siswa berprestasi namun kurang mampu. “Juga program di bidang pengembangan budaya dan pariwisata, mempermudah pengajuan izin usaha di sektor pariwisata. Meningkatkan infrastruktur di daerah-daerah wisata sehingga memudahkan akses wisatawan. Memberi pelatihan wirausaha dan ekonomi kreatif bagi masyarakat yang tinggal di dekat desa wisata.”

Sementara untuk bidang pertanian, enstabilkan harga pupuk supaya lebih mudah diakses oleh para petani, memberi pelatihan pertanian gratis bagi masyarakat yang tertarik di bidang pertanian, menurunkan harga sewa lahan pemerintah bagi petani yang ingin menggunakannya sebagai lahan produksi hasil tani.

Lanjut Handriyani, dibidang infrastruktur berupaya meningkatkan anggaran APBD dalam bidang infrastruktur dan memaksimalkan penyerapannya. Penambahan dan pengaturan armada dan jam operasional transportasi publik.

Bidang perlindungan perempuan dan anak, Handriyani ingin memaksimalkan program pendidikan pra-nikah bagi calon suami dan istri, memberikan bantuan konseling gratis bagi korban kekerasan perempuan dan anak dan perlunya membentuk tim bantuan hukum untuk mendampingi masalah kekerasan perempuan dan anak.

Pemberdayaan perempuan diantaranya pelatihan wirausaha gratis bagi ibu rumah tangga, bantuan modal UMKM,  aktif menggelar forum diskusi dan seminar rutin yang dapat menjadi wadah bagi para wanita menyalurkan aspirasinya, termasuk pelatihan parenting gratis bagi calon ibu dan perempuan yang akan menikah.

Tak kalah penting adalah Kesehatan. Memaksimalkan penyaluran imunisasi dasar lengkap untuk bayi dan balita mulai dari usia 0 – 18 bulan. Meningkatkan infrastruktur di rumah sakit daerah dan puskesmas agar masyarakat bisa memperoleh pelayanan berkualitas, mengembangkan program pemeriksaan rutin gratis di puskesmas bagi lansia berusia 60 tahun ke atas.

Handriyani meyakini dan percaya bahwa masyarakat sudah semakin kritis dan membutuhkan saluran yang akuntabel untuk mengisi ruang-ruang demokrasi dalam membangun bangsa dan negara dalam koridor Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika, “Nilai-nilai kebangsaan akan melahirkan generasi yang bermartabat. Perempuan merupakan pilar yang kokoh, kekuatan suatu bangsa dan negara.” [Jerimia Vegas]

See also  Phil Artha Senna : Siasat Kantong Plastik di Bali

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *