Gercin Indonesia Minta Penjagaan Presiden dan Wakil Presiden Diperketat

Jakarta, chronosdaily.com – Gerakan Cinta Indonesia yang didirikan oleh tokoh muda Papua Hendrik Yance Udam mengeluarkan maklumat mengutuk keras atas peristiwa yang dialami oleh Menko Polhukam Wiranto. Selengkapnya, sebagai berikut :

Kami mengutuk aksi-aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum–oknum tertentu yang dengan sengaja melakukan teror terhadap pejabat negara yaitu kepada Menkopolhukam RI Dr Jenderal TNI (Purn) Wiranto yang di duga di tikam oleh warga yang sudah terpapar dengan paham ISIS radikalisme pada hari kamis tanggal, 10 Oktober 2019 sekitar pukul 11.55 WIB bertempat di pintu gerbang lapangan alun–alun Menes Ds Purwaraja kec. Menes, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.

Kami meminta kepada pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas siapa aktor–aktor intelektual di belakang semua proses – proses penikaman terhadap Bapak Menkopolhukam RI yang merupakan pejabat negara .

Hal ini harus diusut dengan tuntas dan di publikasikan secara luas dan gamblang kepada publik sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat melakukan kontrol sosial di media dan publik dapat segera mengetahui siapa – siapa saja yang terlibat di balik semua peristiwa tersebut.

Seharusnya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia yang mengkordinir Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, TNI dan POLRI serta Badan Intelijen Negara, dan Kementerian Keamanan penjagaannya di perketat agar tidak kecolongan dari upaya–upaya untuk melakukan penikaman kepada beliau dan kami justru mempertanyakan stardart keamanan yang di pakai untuk melindungi pejabat negara .

Dengan kejadian penikaman kepada Menkopolhukam RI, maka kami meminta kepada Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri untuk meningkatkan pengamanan/super ketat kepada Bapak Presiden RI dan Wakil Presiden RI serta pejabat-pejabat negara yang ada menjelang pelatikan presiden dan wakil presiden Minggu 20 oktober 2019.

Karena keselamatan Presiden RI dan Wakil Presiden RI harus diatas segala–galanya sebab Presiden dan Wakil Presiden merupakan Lambang Negara RI yang wajib dijaga.

Menurut pengamatan kami, aksi penikaman kepada Menkopolhukam RI secara politik merupakan sinyal yang di kirim oleh kelompok kelompok radikal atau kelompok kelompok barisan sakit hati yang ada di Indonesia untuk meneror keselamatan Bapak Presiden RI serta pejabat pejabat negara yang ada serta ada dugaan upaya–upaya menggagalkan pelantikan presiden dan membuat kekacauan di Indonesia.

Dan juga kami mendukung Bapak Kapolri Jendral Tito Karnavian, untuk segera mengungkap aktor-aktor intelektual yang bermain di balik konflik–konflik yang ada di Indonesia. Jangan hanya pelakunya yang di tangkap, namun aktor–aktor intelektual yang ada dibelakang itu harus bisa segera di tangkap dan diungkap sehingga Indonesia ini bisa damai aman dan sejahtra

Kami minta kepada masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan tidak panik dan justru perlu mendukung sepenuhnya kepada pihak Kepolisian untuk dapat mendalami dan menyelesaikan kasus ini lebih dalam lagi.

Maklumat ini ditanda-tangani di Jakarta, 10 Oktober 2019

Hendrik Yance Udam (Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia)

HR Teddy Surya (Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia)

chronosdaily

Author: Roy Agusta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *