Forum Bisnis Internasional Produk Unggulan Sumatra Utara Undang 14 Negara

Medan, chronosdaily.com – Dalam rangka memperluas dan mempromosikan  pasar ekspor sarang burung walet (SWB) ke seluruh dunia, Badan Karantina Pertanian melalui Karantina Pertanian Medan dengan PT. ORI GINALNEST Indonesia  mengadakan event dengan tema ” Bring Indonesia Birds Nest To The World” yang berlangsung Kamis (28/11) di Grand Ball Room Lantai 3 Hotel Adimulia jalan P. Diponegoro, Medan, Sumatera Utara.

Dalam sambutannya Staf Ahli Kementerian Pertanian Bidang Perdagangan Luar Negeri Ir.Banun Harpini, MSc dan Kepala Karantina Medan Ir.Hafni Zahara, MSc serta CEO PT. ORI GINALNEST Indonesia Rusianahyang menyambut tamu undangn dari 14 negara.

“Forum bisnis sarang burung walet akan dilaksanakan hari ini dengan dihadiri 14 negara antara lain Amerika, Canada, Tiongkok, Australia, New Zealand, Jepang, Korea Selatan,Taiwan Singapore, Hongkong, Macao, Belanda, Perancis dan Inggris dan tujuannya adalah untuk pengembangan ekspor sarang burung walet dari Medan, meningkatkan devisa hasil ekspor, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pariwisata Indonesia”, jelas Rusianah saat di bandara kedatangan Kualanamu.

“Acara dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara Yang di Wakili  Kadis Perindustrian dan Perdagangan Bpk. Joni Waldi dan Kepala Badan Karantina Pertanian Ir. Ali Jamil,MP, Ph.D”, tambah Rusianah.

Tandatangan kontrak perjanjian kerjasama 14 negara dengan PT. Ori Ginalnest Indonesia dengan total ekspor 38 Ton dengan nilai USD 76.100.000 sedangkan nilai kontrak terbesar di pegang oleh perusahaan importir dari China mis Mandy- Guangzhou  Tao Tao Co., Ltd dengan nilai kontrak usd 36.000.000 ia itu 18 ton pertahun.

Negara Indonesia , kata rusanah dianugrahi dengan sumber daya alam (SDA) SBW 78% terbesar di pasar dunia. Diharapkan melalui acara tersebut dapat turut meningkatkan devisa hasil ekspor Indonesia, menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dan tidak bisa di gantikan oleh teknologi, mempromosikan SDA Indonesia, turut mengedukasi agar budaya mengkonsumsi SBW agar tidak dilupakan oleh perkembangan zaman, menjadi produk potensi unggulan Indonesia yang dapat dibanggakan, turut membantu sektor pariwisata, agar volume turis dari luar negeri bertambah dan menjadi lokomotif roda perekonomomian Indonesia.

“Oleh tersebarnya jumlah peternak atau petani di seluruh Indonesia. Selama bisa di panen dan dihargai selayaknya, maka bisa membantu sektor-sektor lainnya. Bisa membelanjakan hasil panennya, sampai bisa mencicil property,’ ujarnya. Ia juga berharap bahwa bisnis sarang burung walet ini menjadi tuan di negeri sendiri yang dihargai oleh warga Indonesia dan menjadi bernilai lebih ke depannya. (ars)

Author: Roy Agusta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *