Diduga Tersusupi, Aksi Unjuk Rasa BEM SI di Jakarta Berakhir Ricuh

Jakarta, chronosdaily.com –  Aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, pada Senin (11/4/2021) siang berakhir ricuh. Mengawali dengan tertib, para mahasiswa yang menggunakan jaket almamater masing-masing akhirnya ternoda dengan adanya ulah sebagian massa yang bergabung dengan mahasiswa melakukan tindakan anarkis.

Kehadiran pegiat media sosial, Ade Armando, diserang dan diteriaki massa. Ade Armando berbaur dengan gerakan aksi mahasiswa untuk mendukung secara moral tuntutan mahasiswa yang menolak adanya wacana presiden 3 periode. Ade yang diteriaki sebagai penista agama, dihakimi massa secara brutal. Amuk massa yang disebut sebagai bukan bagian dari mahasiswa ini juga menyerang aparat yang melintasi di depan gedung DPR/MPR.

Empat tuntutan yang disampaikan mahasiswa menurut Koordinator Media BEM SI Luthfi Yusrizal sebagai bentuk aspirasi rakyat, “Bukan aspirasi partai,” jelasnya.

Aksi unjuk rasa BEM SI mendesak dan menuntut wakil rakyat agar mendengarkan dan menyampaikan aspirasi rakyat.  Mendesak para wakil rakyat agar menjemput aspirasi rakyat yang telah disampaikan melalui berbagai aksi demonstrasi di berbagai daerah. Selanjutnya, BEM SI juga menuntut dan mendesak anggota parlemen secara tegas menolak penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan 3 periode. terakhir, BEM SI mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menyampaikan kajian disertai 18 tuntutan mahasiswa kepada Presiden Joko Widodo, yang sampai saat ini belum terjawab. [RA]

See also  18 Pekerja Kebun Raya Bogor di PHK Tanpa Pesangon, Disnaker Kota Bogor Lepas Tangan

chronosdaily
go

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.