Dampak Banjir : Ribuan Warga Mengungsi dan 16 Orang Meninggal

Jakarta, chronosdaily.com – Hujan yang turun sejak 31 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020 mengakibatkan sejumlah wilayah di Jakarta terendam air. Pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinisi DKI Jakarta menyebut 41 titik di seluruh Jakarta dan sejumlah titik di Tangerang, Bekasi, Depok dan lainnya. Dampak banjir tersebut membuat ribuan warga mengungsi ke tempat-tempat aman.

Data pada 1 Januari pukul 19.00 WIB yang diterima dari BPBD DKI Jakarta 31.232 warga yang mengungsi di 269 lokasi pengungsian. “Data tersebut data pukul 19.00, tanggal 1 Januari 2020. Puluhan ribu warga yang mengungsi berasal dari 158 kelurahan yang terendam banjir.

Sejumlah aktivitas kantor dan pasar di hari Kamis, 2 Januari belum pulih. Sejumlah wilayah masih terendam banjir. Akses kereta komuter line juga sempat terganggu di beberapa layanan, begitu juga transportasi darat, yaitu layanan transjakarta dan penerbangan semat terganggu.

Korban Meninggal 19 orang

Sementara itu data korban jiwa dari akibat banjir dari rilis BNPB tercatat 16 korban jiwa dari sejumlah wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek). Menurut Kapusdatinkom Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, dampak banjir selain merenggut korban jiwa juga kerusakan.

See also  TEC Kembali Silaturahmi Ke PCNU dan MWCNU Se-Lamsel

“Selain menimbulkan kerusakan juga menyebabkan korban meninggal. Sampai saat ini data yang berhasil BNPB kumpulkan terdapat 16 orang meninggal akibat banjir dengan rincian DKI Jakarta delapan orang, Kota Bekasi satu orang, Kota Depok tiga orang, Kota Bogor satu orang, Kabupaten Bogor satu orang, Kota Tangerang satu orang, dan Tangerang Selatan satu orang,” kata Agus.

Nama-nama korban jiwa di wilayah Jakarta, yakni M Ali (82) dari Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur (korban mengalami hipotermia), Siti Hawa (72) dari Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur (korban mengalami hipotermia), Willi Surahman dari Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur (korban mengalami hipotermia, Sutarmi (73) dari Kramat Jati, Jaktim (tersengat listrik), Agus (19) Duren Sawit, Jaktim (tenggelam), Sanusi dari Duren Sawit, Jaktim (masih dalam proses pencarian), Arfiqo Alif (16) dari Kemayoran, Jakarta Pusat (Kesetrum listrik), dan Yuda Irawan (29) dari Pal Merah, Jakbar (tenggelam)

Korban jiwa di Kota Bekasi yakni Andika Pradika (14 ) dari Kecamatan Rawa Lumbu, Bekasi (tenggelam saat bermain di selokan). Di Kota Depok, yakni Amelia Susanti (27), Kecamatan Cinere, Kota Depok (Korban tertimbun tanah longsor), Lusinah (68) Kecamatan Cinere, Kota Depok (Korban tertimbun tanah longsor), Nizam Saputra (8), Kecamatan Cinere, Kota Depok (korban tertimbun tanah longsor). Di Bogor, yakni Kusmiyati (30), dari Tanah Sereal Kota Bogor (rumah korban tertimpa tanah longsor)

chronosdaily
go

See also  Jalin Tali Silahturahmi Kodim 0913/PPU Gelar Family Gathering

Di Kabupaten Bogor yakni Marsdianto (20), Perumahan Puri Citayam Permai, Kabupaten Bogor (korban terseret arus banjir saat aliran kali yang berada persis di depan rumahnya menjebol tanggul). Di Tangerang Kota yakni Jamilah (55th), dari Batu Ceper, Tangkot (tersengat listrik). Selanjutnya, Tangerang Selatan yakni Teguh Taufik (36 th),Perumahan Ciputat Baru (tersengat listrik).

Tinggi Muka Air Normal

Tinggi Muka Air (TMA) Pintu Air Manggarai menurun dari Siaga 1 menjadi Siaga 2 pada hari ini pukul 04.45 WIB, demikian data Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta. Sementara di Pintu Air Karet pada pukul 05.00 TMA mencapai 680 sentimeter atau Siaga 1. Di TMA di Pintu Air Marina mencapai 175 sentimeter atau Siaga 1. TMA di Bendung Katulampa pada pukul 03.00 WIB terpantau 40 sentimeter atau Siaga 4.(ars)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.