Choirul Anam : PPI Dunia Kecam Aksi Teror Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Jakarta, chronosdaily.com – Ledakan besar yang diduga bom, meledak di depan Gereja Katolik Hati Yesus Yang Mahakudus dikenal dengan sebutan Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido Makassar pada Minggu pagi pukul 10.28 (28/03).  Menurut saksi mata dan keterangan kepolisian, pelaku 2 orang berboncengan sepeda motor, pria dan wanita. Sempat dicegah untuk masuk area pelataran gereja, sebelum akhirnya bom meledak di gerbang pintu masuk.

Pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis matic dengan nomor polisi DD 5984 MD, tewas ditempat kejadian dengan potongan tubuh berserakan.

Menukil laman timesindonesia.co.id, Koordinator Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia), Choirul Anam mengecam aksi teror dengan motif bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, pagi ini Minggu (28/3/2021).

Menurut Choirul Anam, insiden ini harus ditangani dengan serius dan tidak boleh dibiarkan begitu saja. Karena aksi teror tidak akan diterima oleh negara manapun termasuk Indonesia.

Kejadian bom bunuh diri ini, kata dia, bisa mengancam perdamaian antar agama satu sama lain. Karena lokasi kejadian sangat dekat sekali dengan tempat ibadah umat kristiani.

See also  Presiden Jokowi: Pembangunan SDM Butuh Fokus dan Sinergi Kementerian

“Atas aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar, PPI Dunia bersama 60 PPI Negara seluruh dunia mengecam segala bentuk kekerasan yang mengancam perdamaian, persatuan, dan harmonisasi antar umat beragama,” kata Choirul Anam saat dihubungi TIMES Indonesia di Jakarta, Minggu (28/3/2021).

Selanjutnya, dia mendorong pihak kepolisian republik Indonesia (Polri) melakukan tindakan cepat, untuk merespon insiden memalukan itu. Dia meminta agar segera dilakukan penyelidikan secara mendalam, dan menangkap aktor utama dari pelaku bom bunuh diri tersebut.

“PPI Dunia juga mendorong agar Polisi dapat mengusut tuntas pelaku dan tokoh intelektual serta mengharapkan seluruh elemen masyarakat menjaga diri agar tidak terprovokasi isu negatif yang justru merusak kesatuan bangsa dan kebhinekaan,” tutup Choirul Anam.

Sebagai Informasi, pagi sekitar pukul 10.30 WITA telah terjadi insiden ledakan yang diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.

Lokasi ledakan ini berada di sekitar Polsek Ujung Pandang dan Polrestabes Makassar serta Kantor Balai Kota Makassar. Insiden bom bunuh diri ini langsung membuat heboh, dan aparat kepolisian langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi. [TimesIndonesia/Rasta]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *