Bu Susi Sang Srikandi, Purna Tugas

Masih ingat kita tahun 2016 beliau menyatakan sudah merasa ingin mundur dari kursi Menteri karena capek dengan birokrasi dan kehidupan pribadinya tak eklusif lagi.

Diawal menjabat Menteri pun kita ingat dia bilang hanya ingin menjabat menteri selama 2 tahun. Karena memang tak suka terikat dalam birokrasi.

Dikenal karena tato, rokok dan gaya bahasanya yang ceplas ceplos dan cuman lulusan SMP. memang jauh dari tampang birokrat umumnya.

Tapi lihat gebrakannya, ratusan kapal maling ikan dia bakar, mafia keder, maling ikan takut masuk Indonesia, sebuah tonggak penting untuk kelautan Indonesia. sebuah prestasi dibawah Bu Susi yang tadinya diremehkan.

Susi Pudjiastuti/tirto.id

Kemarin waktu jaman kampanye sempet ngobrol dengan staff nya beliau, walaupun saya agak kurang yakin. Bu Susi gak terlalu berminat untuk jadi menteri lagi di periode kedua. Dia hanya ingin menyelesaikan tugas sampai Oktober 2019. Tapi semua terserah presiden terpilih nanti. Dan sekarang ternyata bener. Damn

Sebagai pengusaha sukses yang merintis sendiri semua dari awal dengan gaya kepemimpinan yang selebor, koboi, tentu berbeda ketika harus memimpin birokrasi yang diisi pns-pns yang mungkin isi kepalanya beda-beda tiap staf.

Yups, masyarakat butuh hero, dengan segala ke nyentrikannya dia menjadi bintang, banyak yang bilang dia itu manjerialnya kacau, kalo saya sih bodo amat, yang penting Indonesia ada hero yang bisa menaikkan tensi semangat rakyat. Tipikal sangat dibutuhkan pada periode pertama.

Toh untuk manajerial, Susi sudah terbukti sukses memimpin perusahaannya, mau dibilang kacau yang penting sukses.

Kalo dibalik, yang bilang Susi kacau, itu orang yang bilang begitu pernah sukses gak mimpin perusahaan dari Nol. ha?
paling juga politikus yang dari kantor-ke kantor lain karirnya.

Oke deh, kita kehilangan satu hero di kabinet.
tapi mungkin ini memang jawaban dari kegundahan Bu Susi sendiri yang memang tak ingin berlama-lama di birokrasi.

Setelah gebrakan kelautan Indonesia di periode pertama yang menancapkan tonggak-tonggak kedaulatan laut indonesia di mata dunia. maka sudah saatnya kita naik ke level kedua.

Susi Pudjiastuti/katadata.co.id
chronosdaily

Memang fase kelautan sudah bukan nenggelamkan kapal saja. Fasenya pemberdayaan ekonomi nelayan. Sesuatu yang banyak digembar-gemborkan Prabowo saat kampanye.

Kini Gerindra masuk kabinet dan Bu Susi diganti oleh Edhy Prabowo, pakar Kelautan dari Gerindra.

“Okay You berani berkonsep, You berani Kritik, You coba gantikan Susi, Bisa gak lebih bagus?” begitulah Tugas berat yang Jokowi kasih ke Gerindra.

Kalo gak lebih bagus bolehlah Bu Susi dipanggil lagi, ya kita sih optimis. Indonesia bersatu dalam kerja sama. siap Pak Presiden.

Thanks Bus Susi sudah mengobarkan semangat nasionalisme radikal kelautan kita. Kreeeen….

Kita gak usah sedih Toh masih ada banyak hero baru dalam kabinet kerja jilid II, ada Nadiem, Pak Tito, Erick Tohir, Wisnu Tama, Bahlil Lahadalia.. dan masih banyak nama lama seperti pak Basuki dan anak Jaksel Pak Yasona Laoly. yang dijamin kerjanya bagus.

Siip Keep Optimis Guys
Thanks Bu Susi We Love You

 

Penulis & Gambar: @Dhimasjusuf J. Nugroho

Author: Roy Agusta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *