Awal Mula Boxing Day

Sepakbola,chronosdaily.com-Tak ada kata rehat untuk klub-klub sepakbola di Inggris. Kala hampir semua liga-liga di Eropa terhenti untuk libur Natal dan tahun baru, Liga Premier Inggris tetap jalan. Karena bertanding setelah hari Natal itulah disamakan dengan perayaan adat Boxing Day dijalankan, maka tiap laga seteahNatal selalu disebut Boxing day. Salah satu laga yang seru di Boxing Day, 26 Desember ini adalah Liverpool. Liverpool yang beberapa hari lalu juara Piala Super Cup sudah bersiap-siap untuk turun ke lapangan dalam Boxing Day. Lawannya yang dihadapi adalah Leicester yang juga sedang moncer di musim ini.

Tapi sebenarnya ada sejarah tentang Boxing Day. Dikutip lama history.com, Boxing day adalah hari di mana para pemilik pabrik atau pengusaha memberikan box hadiah kepada para pegawainya dan pegawainya membagikan box hadiah itu kepada anggota keluarga mereka setelah hari Natal 25 Desember. Kotak yang disebut Boxing berisi hadiah yang dibagikan itulah menjadi istilah resmi libur nasional Boxing day. Bahkan kata Boxing day sudah masuk dalam kamus Inggris Oxford tahun 1833, lima tahun sebelum Charles Dickens cerita “The Pickwick Papers.” Ada beberapa versi di Inggris hari libur nasional itu. Tapi pada dasarnya dua versi itu punya kesamaan, yaitu momen berbagi kepada warga ekonomi rendah sehari setelah Natal.

See also  Olahraga Jadi Prioritas Pemerintah untuk Wujudkan Indonesia Maju

Salah satu versinya menyebut, seabad lalu pada tanggal 26 Desember, para penguasaha atau bangsawan memberikan kota Natal yang berisi hadiah dan uang saat jamuan malam Natal. Hadiah itu merupakan bonus tahunan dari kerja mereka. Sementara versi lainnya menyebut, pihak gereja mengumpulkan donasi dari kaum bangsawan dan membagikan kotak-kota berisi hadiah kepada kaum miskin. Ini versi di Irlandia yang disebut St. Stephen’s Day.

Lalu apa hubungannya dengan pertandingan sepakbola dengan Boxing day itu? Di saat keluaga berkumpul merayakan Natal, di hari kedua Natal atau 26 Desember itulah pertandingan bola juga dimainkan untuk memberikan hadiah bagi penggemar. Harian terkenal Inggris The Sun, menulis bahwa tradisi itu diawali tahun 1888-1889 ketika klub Preston North End menghadapi derby County dengan kemenangan telak Preston 5-0. Dari pertandingan itulah laga Boxing Day dimainkan hingga sekarang.

Hingga kini belum pernah absen sekalipun laga di boxing day itu. Masyarakat Inggris justru antusias datang ke stadion-stadion atau nonton di kafe-kafe atau di rumah bersama teman dan keluarga.

See also  Tampil Kasar, NK Dugopolje Takluk 0-3 dari Timnas U-19 Garuda Muda

Klub-klub Inggris memang antusias menghadapi laga Boxing day ini. Bahkan Mphamad Salah, salah satu ujung tombak Liverpool, cuma bisa menikmati sehari liburan Natal sambil berposes bersama istri dan anaknya di depan pohon natal lalu berangkat untuk berlatih bersama rekan-rekannya. Secara khusus seperti dikutip lama bbc, Jurgen Klop mengemontari Leicester untuk pertandigan Boxing day nanti, “Kami pergi ke Qatar dan memenangkan laga itu, kami merasa sanat brilian. Ketika kami pulang, kami istirahat cukup dan mempersiapkan di menghadapi Leicester. Leicester adalah klub dengan kualitas Eropa meski mereka tidak bermian di kompetisi Eropa. Mereka punya pemain-pemain yang fantastik, seperti [Ben] Chillwell, [Jonny] Evans pemain berpenglaman yang jadi bek tengah,[Kasper] Schmeichel dan [Caglar] Soyuncu juga top. Mereka punya kualitas, para pemain yang super, pemain sayap, cepat dan kreatif dan tentu saja [Jamie] Vardy,” katanya.

Jadwal sejumlah klub yang tanding dalam Boxing day, Kamis (26/12) waktu setempat.

Tottenham vs Brighton
Aston Villa vs Norwich
Bournemouth vs Arsenal
Chelsea vs Southampton
Crystal Palace vs  West Ham
Everton vs Burnley
Sheff Utd vs Watford
Man Utd vs Newcastle
Leicester vs Liverpool

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.