Anomali Anggaran DKI, KPK Kemana?

Bagi anda mengikuti Film The Lord of the Rings, volume kedua The Two Towers. Pasti mengenal sosok Théoden Adalah Raja Sakti yang telah menjadi lemah karena tersandera oleh guna-guna dan dikendalikan oleh penasihat utamanya Gríma.

Grima adalah kepanjangan tangan penyihir jahat Saruman yang telah bersemayan dalam tubuh Théoden.

Begitulah saat kita melihat KPK sekarang, punya kesaktian mandra guna, tapi seperti tak berdaya ketika harus berhadapan dengan seorang Gubernur DKI. Entah apa yang merasuki mu KPK. Nyanyi: Entah aapa yang merasuki muu..

Berikut adalah serangkaian anggaran belanja DKI yang sangat janggal :

– Bangun Septic Tank Rp166M
– Ngecat jalur sepeda Rp73M
– Beli lem aibon Rp82M
– Belanja ballpoint Rp123M
– Sewa Buzzer Rp5M
Oh woow

Disamping anggaran boombastis diatas, masih ada anggaran yang sudah terlaksana jaman AB masih jadi Mendikbud yakni:

Pameran Buku 4 hari di Frankurt yang menghabiskan dana 146 Milyar tahun 2015 (Bukan DKI, sudah terlaksana sudah dilaporkan KPK tapi belum satupun saksi dipanggil, benarkah?)

Saya pernah mendapati seorang teman marah besar ke KPK terkait penangkapan Romi, ketua PPP jaman kampanye 2019 kemarin. Teman itu yang seorang aktivis bilang, “Romi tidak korupsi duit Negara 1 Rupiah pun, dia tidak makan uang proyek, dan dia tidak makan uang Negara”.

Kemudian dia menambahkan Romi BUKAN pejabat Negara, dan OTT yang dimaksud tidak make sense karena hanya Rp 50juta. Sekelas ketua partai.

“Ini jelas politik, masih banyak kasus maha korupsi proyek di APBD, kenapa KPK gak menyadap mereka, anggaran janggal dan gak masuk akal, itu karena KPK gak mau, bukan gak bisa.” Begitu teriak teman saya.

Dan hari ini semua terbukti. Begitu banyak anggaran janggal di RAPBD DKI terungkap setelah dipaksa untuk dibuka ke Publik.

Pertanyaannya, bagaimana dengan APBD DKI tahun lalu? Oh wow. Asal tau aja, Biasanya RAPBD tahun ini adalah berbasis pada APBD tahun sebelumnya, biasalah ilmu copy paste.

So?

Kalo KPK sudah kerasukan.. diem.
Layaknya Raja Théoden sakti yang terasuki Saruman.

Oke deh kita tunggu aksi Kepolisian, Kejaksaan, Mendagri and kalo perlu Menhan mana menhan?

Author: Roy Agusta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *