Ajax, Kenangan Chelsea

Sepakbola, chronosdaily.com – The Blues Chelsea bakal menjajal Ajax dalam lanjutan Piala Champions di Grup H. Tentu saja, Chelsea ingin meraih kemenangan untuk mengamankan agar lolos ke babak selanjutnya.

Bagi Chelsea, bukan hanya lawan tapi Ajax adalah kenangan tersendiri. Markas Ajax sejak 1996 yang telah berganti nama menjadi Johan Cruijff Arena pada 2017 adalah tempat di mana Chelsea menambah trofi mereka.

Semasa masih bernama Amsterdam Arena empat tahun lalu, di stadion itulah the Blues sukses melengkapi koleksi pundi-pundi piala UEFA bagi klub kota London barat itu.

Kala itu berhadapan dengan Benfica, Portugal. Perlawanan amat sengit di babak final. Tapi Chelsea lewat gol pembuka Fernando Torres, dan gol selanjutnya dari Branislav Ivanovic di menit-menit di akhir laga menghadirkan kesuksesan pertama Chelsea di Liga Europa. Itulah kenangan yang tak terlupakan bagi skuat Chelsea yang juga Lampard terlibat di dalamnya.

Kamis (24/10) dini hari nanti, mereka akan bermain kembali di stadion itu. Lampard amat yakin anak asuhnya punya kemampuan untuk menghadapi tuan rumah. Keyakinan itu karena dari catatan lima laga terakhir, Chelsea berhasil memetik kemenangan beruntun. Lampard bukan satu-satunya pelatih yang sukses dengan catatan itu, ada pula pelatih yang punya catatan yang sama. Semisal Glenn Hoddle, warga asli Inggris yang pernah menukangi Chelsea dan meraih sukses yang sama di Februari/Maret 1994 silam.

Sekarang bicara sedikit soal Ajax. Juara Eredivisie besutan Erik ten Hag ini akan memberikan ujian sesungguhnya kepada the Blues yang mencatatkan kemenangan tandang kedelapan beruntun di Eropa.

Dari laman resmi Chelseafc.com menyebut, catatan The Londoners di Liga Champions cukup apik, yaitu menang empat kali dari lima laga tandang terakhir di Liga Champions, menceploskan 12 gol, kemasukan lima kali, dan baru sekali kalah dari 17 laga terakhir di kompetisi UEFA – anomali tersebut terjadi musim ini, saat menjamu Valencia.

Hasil apik Chelsea di laga kedua, di markas Lille, kembali memperbesar peluang klub untuk maju ke fase gugur. Berapa poin pun yang diperoleh dari laga kontra pemuncak Grup H ini akan membuka kesempatan untuk berada di puncak pada Desember.

Semoga kenangan di Ajax berulang. (ars).

Author: Roy Agusta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *